alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Guru Honorer Demo Bupati, Tuntut Pengangkatan P3K Sesuai Jumlah Kelulusan

PRAYA-Perwakilan guru honorer dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP di Lombok Tengah, mendatangi gedung DPRD dan kantor bupati setempat, kemarin (4/3). Mereka menuntut pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), sesuai jumlah kelulusan.

“Yang lulus tes sebanyak 441 orang, dari total yang mengikuti tes sebanyak 753 orang,” kata koodinator lapangan (korlap) massa aksi Sahidurin.

Hanya saja, sesalnya yang disetujui Pemkab sebanyak 150 orang. Artinya, ada 290 orang yang terpental. Alasannya, karena menyesuaikan ambang batas nilai tertinggi. Kemudian, keterbatasan kemampuan anggaran daerah dan beraneka alasan lainnya.

 “ Lalu, apa artinya kami ikuti tes dan lulus,” tegas Sahirudin sembari diikuti teriakan setuju dari para massa aksi.

 Kedatangan mereka, diterima Sekretaris Komisi III DPRD Loteng M Tohri. Dihadapan wakil rakyat tersebut, mereka berharap kalangan dewan membantu memperjuangkan nasib mereka. Baik melalui rekomendasi tertulis, maupun lisan. “Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan Komisi IV. Kami pastikan, kami di depan,” cetusnya.

Terpisah, Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng Hendra Siswantara berkilah, kebijakan yang dijalankan Pemkab, merupakan perintah dari surat edaran Kemenpan RB dan Kemendagri. Lalu, aturan yang berlaku. Hanya saja, pemerintah pusat kembali memberikan angin segar.

Bentuknya, beber Hendra meminta pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia, untuk mengusulkan kembali para guru honorer atau pegawai honorer, untuk diangkat menjadi P3K. Sehingga, bisa saja bertambah, atau menyesuaikan dengan yang lulus. “Jadi, mohon kesabarannya,” serunya.

Lebih jelasnya, pihaknya mengaku tidak bisa memberikan jawaban tegas dan rinci. Karena, sudah menjadi ranah dan tanggung jawab bupati, wakil bupati dan sekda. “Kalau sudah seperti ini, maka kami akan menggelar aksi besar-besar,” lanjut massa aksi sembari berteriak.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks