alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Warga Minta Kades Ungga Dipecat

PRAYA-Perwakilan warga Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, meminta bupati, wakil bupati dan sekda segera memberhentikan secara tidak terhormat, kepala desa (Kades) setempat. Itu karena, bersangkutan dianggap sewenang-wenang melakukan pemecatan para parangkat desa.

“ Tolong, sikapi tuntutan kami ini,” cetus salah satu tokoh masyarakat Desa Ungga H Maskur, di halaman kantor bupati, kemarin (4/3).

Kedatangan massa aksi diterima Kepala Bakesbangpoldagri Masnun, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Deas (PMD) Loteng Lalu Nikman Bukhori. Dihadapan kedua pejabat Pemkab tersebut, Maskur tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah di Desa Ungga.

Solusinya, tekan Maskur Pemkab harus cepat dan tegas menyikapi. Karena saat ini, warga mulai terkotak menjadi dua. “Kami menilai, Kades arogan, diktator dan otoriter,” sambung tokoh masyakarat Desa Ungga lainnya H Ropii Abdul Hadi.

Terbukti, ungkapnya pembangunan kantor desa saja, tidak melalui musyawarah dan mufakat. Tidak melibatkan para tokoh-tokoh agama dan masyarakat. Apalagi, menyangkut urusan pemberhentian dan penangkatan perangkat desa. “Sehingga, kami tidak mau dipimpin oleh pemimpin zalim,” sindir H Ropii.

 Kalau berbicara aturan, tekannya para tokoh dan sebagian warga, sudah mengetahui dan memahami. Itu tertuang dalam Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Kemudian, PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014. “Jadi, kami jangan dibohong-bohongi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bakesbangpoldagri Masnun membeberkan, persoalan yang menimpa Desa Ungga sudah menjadi catatan bupati. Untuk itulah, Inspektorat turun melakukan audit investigasi. Tujuannya, untuk mencari tahu kejanggalan yang terjadi. “Hasilnya, ada ditangan saya ini,” ujarnya sembari menunjukkan dokumen LHP Inspektorat.

 Kendati demikian, pihaknya mengaku tidak bisa membeberkannya. Karena, menjadi kewenangan bupati. Yang jelas, tekan Masnun apakah Kades diberikan peringatan lisan atau tertulis, dipecat atau tidak. “Ditunggu saja,” cetusnya.

 Senada dikatakan Sekretaris Dinas PMD Loteng Lalu Nikman Bukhori. Ia menambahkan, selain Desa Ungga, ada dua desa yang lain diaudit, permasalahnnya sama. “Intinya, Inspektorat meminta Kades bersangkutan mengembalikan jabatan perangkat desa, seperti semula,” bebernya.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks