alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

BKD: Mutasi Tak Langgar Prosedur

MATARAM-Menuai banyak kritik, pemprov bergeming. Mutasi dinilai tidak melanggar aturan. Pejabat yang melantik maupun yang dilantik tidak menyalahi ketentuan. Termasuk pejabat yang sebelumnya pernah bersentuhan dengan narkoba.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Fathurrahman tak menampik bahwa ME, salah satu pejabat yang dilantik pernah besentuhan dengan kasus narkoba. Namun, Fathurrahman menegaskan, ME telah mendapatkan sanksi. Yang bersangkutan pun telah menjalani proses rehabilitasi. Dan Badan Narkotika Nasional (BNN) kemudian menyatakan ME telah bebas narkoba.

”Sudah tidak ada masalah, sudah klir,” kata Fathurahman, di kantor BKD NTB, kemarin (4/10).

Dia menjelaskan, ME diangkat menjadi pejabat eselon IV di Biro Hukum. Bukan sebagai pejabat eselon III seperti diberitakan Lombok Post sehari sebelumnya.

Diungkapkan pula, dada Desember 2017, ME ditangkap BNN NTB. Dia terindikasi menggunakan narkoba. Atas dasar surat dari BNN, maka ME dibebaskan dari jabatan eselon IV yang disandangnya pada Januari 2018.

Kemudian setelah itu, BNN merehabilitasi ME. Proses rehabilitasi berlangsung selama tiga bulan. Pada tanggal 5 Maret 2018, BNN menerbitkan surat perihal laporan hasil pemeriksaan narkoba. Dalam surat itu, ME dinyatakan bebas murni. Sebab, hasil tes menunjukkan dia negatif narkoba.

Atas dasar itu, Pemprov bisa mengangkatnya kembali menjadi pejabat struktural. Tidak ada ketentuan yang dilanggar untuk mengangkat ME kembali menjadi pejabat eselon IV.

”Yang bersangkutan juga memiliki kinerja baik selama ini,” katanya.

            Sementara terkait pejabat eselon II melantik eselon II, Fathurrahman menegaskan tidak ada masalah. Hal itu sudah sesuai Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional, dan Jabatan Pimpinan Tinggi.

Dalam aturan itu dijelaskan, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini gubernur mempunyai kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian ASN. Serta melakukan pembinaan ASN di instansi pemerintah.

”PPK bisa menunjuk pejabat lain di lingkungannya untuk mengambil sumpah/janji jabatan,” tegas mantan Karo Kesra NTB itu.

            Ketentuan itu menurutnya sudah jelas mengatur mekanisme dan kewenangan PPK. Sehingga tidak menjadi soal ketika Penjabat Sekda NTB H Iswandi melantik pejabat eselon II lainnya.

”Yang dilihat adalah jabatannya,” katanya.

Sekretaris BKD NTB Yus Harudian Putra menambahkan, hal itu juga diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sektetaris Daerah.

Di aturan itu dijelaskan, seorang penjabat sekda diangkat untuk melaksanakan tugas sekretaris daerah yang berhalangan melaksanakan tugas. Atau terjadi kekosongan sekretaris daerah.

”Tugas kami di BKD memastikan tidak ada aturan yang dilaggar dalam mutasi,” tandasnya.

Mutasi dilakukan karena merupakan kebutuhan. Banyak UPT dan cabang dinas baru terbentuk dan membutuhkan pejabat untuk memimpinnya. Terhadap OPD yang kosong nanti akan diangkat melalui proses seleksi terbuka.

Sebelumnya Kepala Ombudsman NTB Adhar Hakim mengingatkan gubernur, mutasi terlalu sering tidak bagus bagi kinerja orgranisasi. Sebab mutasi terlalu mepet juga akan mengganggu ritme kerja OPD. Sementara Anggota Fraksi PDIP DPRD NTB H Ruslan Turmuzi mengingatkan, gubernur tidak melakukan politik belah bambu dalam mutasi pejabat. (ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks