alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Polisi Ambil Alih Kasus Poltekkes

MATARAM-Penanganan kasus dugaan  korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) di Politeknik Kesehatan (Poltekes) Mataram sempat tersendat. Karena, kasus tersebut juga ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tetapi setelah dikoordinasikan, Ditreskrimsus Polda NTB terus melanjutkan proses penyelidikan kasus tersebut. Karena, lembaga antirasuah itu telah menyerahkan penanganannya ke Polda NTB. ”Kita yang tangani kasus itu,” kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol Syamsudin Baharuddin, kemarin (4/10).

Kasus ini ditangani KPK karena menerima laporan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan (Itjen Kemenkes) RI. Penyaluran ABBM kesehatan di seluruh Indonesia diduga bermasalah. ”Temuan penyaluran ABBM itu juga ada bermasalah di Aceh, Sumatera, dan wilayah Kalimantan,” jelasnya.

Khusus di NTB juga diduga bermasalah. Diduga penyaluran ABBM tidak sesuai dengan kurikulum belajar mengajar. “Beberpa item alat itu tak bisa digunakan karena tidak sesuai dengan kurikulum belajar mengajar,” kata dia.

Penyelidik masih mengumpulkan bukti atas kasus tersebut. Mereka sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi vertikal.

Seperti, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP), Inspektorat Kementerian Kesehatan, dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). ” Sudah kita koordinasikan,” ucapnya.

Diketahui, pengadaan ABBM itu dibiayai dari APBN melalui Kemenkes RI tahun 2016 dengan anggaran sebesar Rp 27 miliar. Tetapi, ada revisi anggaran sehingga total anggarannya Rp 19 miliar.

Anggaran tersebut disalurkan ke Poltekes Mataram. Guna pembelian ABBM melalui e-katalog.

Anggaran tersebut digunakan untuk membeli beberapa item. Salah satu itemnya manekin yang memakai sistem tender. Pengadaan itu untuk jurusan keperawatan Mataram, keperawatan Bima, kebidanan, gizi, dan analis kesehatan. Diduga, alat tersebut diadakan tidak sesuai dengan kurikulum. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks