alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Selatan Lombok

MATARAM-Gelombang tinggi melanda sebagian perairan NTB. Penumpang dan pengusaha penyeberangan diharapkan hati-hati. ”Waspada ekstra tinggi untuk penyeberangan,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB H Lalu Bayu Windia di kantor BKD NTB, Minggu (5/1).

                Imbauan itu berlaku untuk semua penyeberangan, baik di Lembar, Kayangan, maupun penyeberangan ke lokasi-lokasi wisata. ”Tetap pantau informasi cuaca BMKG dan kondisi setempat,” imbuhnya.

                Dishub NTB berkoordinasi dengan syahbandar untuk mempelajari kondisi di masing-masing pelabuhan. ”Karakter gelombangnya biasanya beda-beda,” katanya.

                Meski demikian, sampai saat ini gelombang tinggi belum mengganggu aktivitas penyeberangan. ”Belum ada buka tutup penyeberangan,” katanya.

                Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, gelombang tinggi masih akan terus terjadi. Karena itu, semua pihak harus waspada. ”Kondisi cuaca dan tinggi gelombang harus diperhatikan sebelum nyeberang,” jelasnya.

                Perkiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara Internsional Lombok menunjukkan, tinggi gelombang di selatan Lombok antara 2,5 meter hingga 4 meter. Namun di wilayah Selat Lombok dan Selat Alas masih relatif normal antara 1-2 meter.

                Selain penyeberangan laut, jalur darat juga perlu diwaspadai. ”Terutama saat hujan lebat rawan terjadi longsor dan pohon tumbang,” ujarnya.

                Dia menyarankan, ketika hujan lebat disertai angin kencang, warga tidak usah keluar. ”Hindari tebing yang rawan longsor dan pohon rawan tumbang,” imbuhnya.

                Mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem, dishub membentuk tim bersama polisi, syahbandar dan pemda kabupaten/kota. ”Kami menempatkan tim di setiap lokasi penyeberangan,” tandasnya.

                Kepala Dinas PUPR NTB H Azhar mengimbau pengendara tetap waspada saat melintasi daerah rawan longsor. Terutama di wilayah Pusuk dan Sembalun. ”Cuaca kadang tidak bisa kita tebak, karena itu kita harus tetap waspada,” katanya.

                Terkait jalan yang ambles di Sembalun, Azhar menjelaskan, proyek itu dikerjakan Balai Jalan Nasional. ”Konstruksi jalan tidak masalah cuma tebingnya yang rusak,” katanya.

                Meski demikian, Dinas PUPR NTB akan tetap membantu memperbaiki tanah yang longsor agar tidak memakan korban jiwa. ”Akan dibuatkan talud supaya tanahnya tidak longsor lagi,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks