alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Hari Ke-3 Tes CPNS Kota Mataram, Yang Lulus Pasing Grade Baru Enam Peserta

MATARAM-Ratusan peserta tes CPNS kembali berguguran. Jumlahnya pun meningkat sejak hari pertama.

“532 peserta tidak lulus pasing grade,” kata Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram H Ahmad Mujahiddin pada Lombok Post, kemarin (5/2).

Tak hanya itu, 106 peserta CPNS juga terpaksa tidak lulus tes. “106 peserta ini tidak lulus karena absen. 81 orang di hari pertama dan 25 di hari kedua,” jelasnya.

Muja menjelaskan, sejak hari pertama tes CPNS, hanya enam peserta yang lulus pasing grade. “Nilai mereka di atas 400-an (kumulatif), sedangkan hari kedua dan ketiga belum ada yang lulus pasing grade dengan nilai di atas 420. Yang tertinggi hanya 385,” tutur dia.

Menurutnya, meski yang lulus pasing grade hanya sedikit, bukan berarti yang tidak lulus akan tersingkir.

“Yang lulus pasing grade belum tentu bisa ikut Seleksi Kemampuan Bidang (SKB), itu tergantung dari jumlah formasi yang ada,” ucapnya.

Jika kuota yang dinginkan hanya satu, sedangkan peserta pasing grade cukup banyak. Maka, sistem pemilihannya akan dipilih berdasarkan peringkat 1-3.

“Nanti akan di urutkan di SKB,” katanya.

Hingga hari ketiga, proses tes CPNS yang berlokasi di SMKN 3 Mataram tersebut berjalan lancar sejak pagi. “Alhamdulillah, tidak ada kendala sejak hari pertama hingga ketiga. Agar berjalan lancar, kami siapkan genset hingga laptop dengan jumlah yang cukup,” jawabnya.

Untuk diketahui, tes CPNS kali ini ditetapkan lima sesi dalam sehari untuk tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Mulai pukul 08.00 Wita hingga 18.00 Wita. Masing-masing sesi memakan waktu 1,5 jam,” tuturnya.

Sementara itu, Aisyah, salah satu peserta tes CPNS Kota Mataram, mengaku gugup saat memasuki ruang ujian. “Ini yang pertama, jadi grogi banget,” katanya pada Lombok Post, kemarin. (tea/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks