alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pencegahan Korupsi Masih Lemah

MATARAM-Kinerja pencegahan korupsi di NTB belum memuaskan. Capaian beberapa daerah masih rendah. ”Lombok Timur merupakan daerah terlemah dalam pencegahan korupsi,” kata Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) NTB Ramli Ernanda, kemarin.

Data Monitoring Center for Prevention (MCP) Korsupgah KPK menunjukkan, dari 10 kabupaten/kota di NTB, Lombok Timur mendapatkan nilai 42 persen. Berada di zona kuning.  ”Di saat daerah lain berpacu melawan korupsi, Lombok Timur justru jalan di tepat,” katanya.

Dari sisi nilai, dia mengapresiasi tiga daerah yang mampu masuk zona hijau, yakni Pemprov NTB dengan nilai 82 persen, Kota Mataram 79 persen, dan Lombok Tengah 72 persen. ”Sedangkan tujuh daerah lainnya mendapatkan nilai diantara 50-70 persen,” katanya.

Dia menyarankan, ketujuh daerah tersebut bekerja lebih keras lagi. ”Perkuat  sistem pencegahan terhadap korupsi di internal,” katanya.

Ia menyebut, delapan area yang diintervensi KPK dalam mencegahan korupsi, di antaranya, perencanaan penganggaran daerah, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola dana desa. ”Lombok  timur  mendapatkan nilai rendah hampir di semua area intervensi,” katanya.

Seperti manajemen ASN 11 persen, tata kelola dana desa 33 persen, kapabilitas APIP 33 persen,  dan pengadaan barang dan jasa nilainya 37 persen. Nilai tertinggi hanya 65 persen di area optimalisasi pendapatan daerah. ”Lombok Timur jauh tertinggal dalam pencegahan korupsi,” ujarnya.

Peneliti Fitra NTB Jumaidi menyarankan, Pemkab Lombok Timur perlu lebih fokus bekerja. ”Jangan memberikan peluang-peluang korupsi itu terjadi,” imbuhnya.

Misalnya, manajemen ASN jika tata kelolanya buruk peluang nepotisme dan korupsi besar. ”Sistem promosi, mutasi, dan lainnya bisa tidak sehat jika manajemen ASN tidak kuat,” jelasnya.

Begitu juga dengan tata kelola dana desa. Laporan pertanggung jawaban dana desa mendapatkan penilaian sangat rendah. ”Ini menjadi warning untuk  daerah yang  lain juga agar lebih serius memperbaiki sistemnya pencegahannya,” katanya.

Kapabilitas APIP bicara soal  area pengawasan internal, saat ini hampir semua pemda di NTB lemah dalam kapabilitas APIP. ”Bagi kami, semua  daerah perlu memperkuat pengawasannya,” tandasnya.

Terpisah, Inspektur NTB H Ibnu Salim enggan mengomentari pernyataan dari Fitra NTB. Namun dalam beberapa pertemuan, dia mengakui penguatan kapasitas APIP sangat penting. Itu untuk memperkuat pencegahan korupsi di NTB. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Begini Cara Booking Service Online Via Motorku X

”Caranya sangat mudah, semua hanya dalam genggaman saja,” ucap Marketing Sub Dept Head Kresna Murti Dewanto.

Minyak Jaran Peresak Sakra, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Lawan Korona

PANDEMI Covid-19 membuat banyak inovasi yang dilakukan warga. Terutama untuk menjaga dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti rajin berolahraga, mengkonsumsi madu alami, obat herbal, istirahat cukup, hingga berjemur dibawah matahari pagi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks