alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Bakti Kominfo Dekatkan Santri dengan Teknologi IT

SELONG—Sebanyak 400 santri Ponpes Raudhatul Azhar Masbagik Timur mengikuti sosialisasi mengenai komunikasi dan informatika, Rabu (6/3) kemarin. Kegiatan ini diselenggarakan Badan  Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Bakti Kominfo) bekerja sama dengan Yayasan Santripreneur Indonesia.

Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Azhar H Ahmad Syaerozy mengatakan, dirinya sudah cukup lama mengetahui Bakti Kominfo dan Santripreneur Indonesia. Sehingga dia mengharapkan pasca sosialisasi bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan pelatihan teknologi dan informasi bagi para santri. Serta ponpes juga bisa dibantu untuk fasilitas perangkat internet untuk menunjang santri dan masyarakat dalam berwirausaha serta belajar.

“Terima kasih kami sampaikan karena pondok kami ditunjuk sebagai lokasi acara,” ujarnya.

Bupati Lombok Timur yang diwakili Kepala Dinas Kominfo H Yasa menyampaikan pemkab mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Dia akan mendorong agar peningkatan teknologi informasi dan komunikasi dapat terealisasi di Ponpes Raudhatul Azhar serta masyarakat sekitar.

Sementara pembina Santripreneur Indonesia H Buchori Al Zahrowi mengatakan, pihaknya ingin selalu hadir dan memberikan keilmuan kewirausahaan bagi santri. Sehingga mereka bisa mandiri serta ikut serta membangun ekonomi negeri.

Melalui sosialisasi kali ini bertujuan memahamkan masyarakat dan santri mengenai komunikasi dan informatika. Serta mengenalkan perkembangan teknologi informasi (IT) yang dapat membatu mereka dalam aktivitas sehari-hari.

“Selain itu acara ini dijadikan sebagai landasan dasar untuk pembangunan  teknologi informasi dan komunikasi melalui pembangunan redesain USO (Universal Servis Obligation),” paparnya.

Acara tersebut dilaksanakan di aula ponpes dimulai dengan kasidah serta seni tari dari santri. Hadir sebagai narasumber M Asrori selaku pakar ahli implementasi bisnis. Serta KRT Noor Wahjudi dengan tema “Kewirausahaan dalam Pondok Pesantren untuk kemandirian Pesantren”. (ida/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks