alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Dorfin Butuh Pengamanan Ekstra

MATARAM-Penyelundup narkoba asal Perancis, Dorfin Felix berupaya melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram.  Meski berhasil digagalkan petugas nyatanya Dorfin  berhasil membobol tembok sel.

Untuk mengantisipasi upaya Dorfin, Lapas Mataram segera memindahkan narapidana (Napi) asal Perancis itu ke Lapas yang memiliki pengamanan lebih ketat.

Kalapas Mataram Tri Saptono Sambudji mengatakan, Dorfin masuk kategori Napi high risk (resiko tinggi). Bukan sekali saja dia kabur. Sebelumnya, dia juga pernah kabur dari rumah tahanan (Rutan) Polda NTB. ”Makanya kita harus pindahkan Dorfin ke Lapas yang super maximum security,” kata Saptono, kemarin (8/10).

Dia sudah mendapatkan informasi, putusan Dorfin sudah inkrah. Hanya saja, belum mendapatkan salinan putusannya. ”Salinan putusan itu juga sebagai dasar kita untuk mengajukan pemindahan,” kata dia.

Berkas pemindahan sudah disiapkan. Rencananya, hari ini  (9/10), Lapas Mataram akan menggelar sidang bersama Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). ”Besok ini (9/10) kita gelar sidang TPP,” jelasnya.

Sidang TPP bagian dari proses pemindahan napi ke Lapas yang lain. Pada sidang itu akan dimintakan pendapat petugas lapas dan narapidana terkait tingkah laku Dorfin. ”Jadi, pemindahan itu bukan atas keinginan saya sendiri. Melainkan atas hasil sidang TPP,” bebernya.

Nanti hasil sidang itu akan diberikan ke Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI. Selain itu, Lapas Mataram juga akan memberikan pertimbangan khusus terkait alasan pemindahan Dorfin.

”Upaya dia (Dorfin, Red) ingin melarikan diri  dan pernah melarikan diri dari Rutan Polda NTB menjadi dasar kita mengajukan pemindahan Dorfin ke Lapas yang super maksimum security,” ujarnya.

Saptono mengatakan, di Indonesia ini ada dua Lapas yang pengamanan sangat ketat. Yakni, Lapas Nusa Kambangan dan Lapas Gunung Sindur, Bogor. ”Saya tidak tahu kemana akan dipindah. Apakah ke Nusa Kambangan atau Gunung Sindur. Itu bukan wewenang saya,” kata dia.

Upaya pemindahan Dorfin ke Lapas super maksimum security untuk mengantisipasi dia melarikan diri. Jika kabur, bakal menambah pekerjaan Lapas. ”Saya rasa, Dorfin ini sudah profesional. Harus antisipasi upayanya untuk kabur,” ucapnya.

Sementara itu, penasihat hukumnya Deni Nurindra mengatakan,  pihak dari kedutaan perancis sudah bertemu dengan Dorfin di Lapas Mataram. Mereka membicarakan seputar permintaan grasi ke presiden dan pemindahan penahanan. ”Belum ada perkembangan terkait rencana grasi,” kata Deni.

Pihak kedutaan meminta untuk memindahkan lokasi penahanannya. Mereka meminta Dorfin dipindahkan ke Lapas Bali. “Karena di Bali, negara perancis memiliki perwakilan konsulat. Sehingga, Dorfin  dapat diawasi,” kata dia.

Diketahui, Dorfin mengirim barang haram dari Lyon, Perancis menuju Lombok International Airport (LIA). Sebelum sampai ke Indonesia, pesawat yang ditumpangi Dorfin transit di Frankfurt, Jerman lalu ke Singapura dan masuk ke Bandara Soekarno Hatta (Soetta) .

Dari Bandara Soetta dia langsung terbang ke  Lombok, pada 20 September lalu. Saat turun terdeteksi  X Ray barang bawaan Dorfin yang terbungkus di dalam koper ada yang aneh. Sehingga dilakukan penggeledahan. Ternyata, benar Dorfin membawa narkoba.

Narkoba berbagai jenis dalam sembilan paket di dua koper terbongkar petugas Bea Cukai Mataram. Dorfin ditangkap dan diserahkan ke Polda NTB untuk penyidikannya.

Dorfin mengimpor narkoba jenis sabu dengan berat 2,9 kilogram. Untuk mengantarkan barang haram itu, Dorfin mendapatkan upah 5.000 euro atau setara Rp 87 juta. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks