alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Atlet Menembak dan Selancar NTB Sumbang Emas untuk Indonesia

MATARAM-Atlet NTB kembali berjaya di ajang SEA Games 2019 Filipina. Kali ini dua medali emas berhasil disumbangkan untuk kontingen Indonesia.

Medali emas pertama diraih petembak Indonesia asal NTB Ahmad Rifqi Mukhlisin. Ahmad berhasil meraih emas ke-52 bagi Indonesia di nomor Mixed Metallic Silhouette Air Rifle.

Dia mengalahkan petembak Indonesia lainnya Hadika Aubrey Athaya yang meraih perak dan Avila Diogene asal Filipina yang meraih perunggu.

”Capaian atlet-atlet menembak Indonesia di SEA Games luar biasa. Target yang ditetapkan sudah terlampaui,” ujar Binpres PB Perbakin sekaligus Pelatih Menembak NTB Andik Budi Hariono, kemarin (8/12).

Perbakin
SUMBANG EMAS: Petembak NTB Ahmad Rifqi Mukhlisin (kanan) bersama pelatihnya Andik Budi Hariono usai meraih medali emas bagi Indonesia, kemarin (8/12).

Andik menjelaskan, PB Perbakin menargetkan tiga medali emas di SEA Games 2019 Filipina. Tetapi raihan petembak Indonesia melebihi target tersebut. Hingga hari ini, cabor menembak sudah menyumbangkan tujuh medali emas, enam medali perak, dan dua perunggu.

”Potensi medali dari menembak masih ada. Besok masih ada dua atlet yang akan bertanding,” katanya.

Kemudian emas kedua yang dipersembahkan atlet NTB bagi Indonesia berasal dari cabor selancar ombak. Medali emas tersebut diperoleh Hairil Anwar atau yang akrab disapa Oney Anwar.

Oney Anwar meraih medali emas ke-61 bagi merah putih dengan mengalahkan rekannya Rio Waida asal Indonesia yang meraih medali perak dan John Tokong asal Filipina serta Henry Sitipong asal Thailang yang meraih perunggu.

”Saya sangat bangga bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia,” katanya pada Lombok Post melalui pesan singkat, kemarin.

Hingga Minggu (8/12), atlet NTB sudah menyumbangkan lima medali emas dan satu perak untuk Indonesia. Lima medali emas diraih Danangsyah Pribadi bersama tim voli pasir putra; Ahmad Zigi Zaresta Yudha dari cabor karate nomor kata individual; Sapwaturrahman dari cabor atletik nomor lompat jauh; Ahmad Rifqi Mukhlisin dari cabor menembak; Dan Hairil Anwar dari cabor selancar.

Sedangkan satu medali perak diraih tim voli pasir putri Indonesia. Yang terdiri dari Putu Dini, Dhita Juliana, Desi Ratnasari, dan Allysah Muktaharah.

”Hasil positif ini bisa diperoleh atlet NTB dengan perjuangan yang sungguh-sungguh serta ridho Allah,” ujar Ketua KONI NTB H Andy Hadianto.

Andy berharap atlet NTB lainnya bisa menyumbangkan medali dan membuat sang merah putih berkibar di tiang tertinggi. Masih ada sejumlah atlet yang berpeluang meraih medali.

Seperti Endang dan Huswatun Hasanah dari cabor tinju; Sapwaturrahman dari cabor atletik di nomor lompat jangkit; dan I Gusti Bagus Saputra dari cabor BMX.

”Semoga mereka juga bisa meraih medali emas bagi Indonesia,” harapnya.

Sementara itu, Pelatih Atletik Indonesia Arya Yuniawan Purwoko yang dihubungi Koran ini mengatakan Sapwaturrahman masih akan bertanding di satu nomor terakhir yakni lompat jangkit. ”Sapwa bertanding Selasa (10/12),” katanya.

Sedangkan petinju NTB Endang mengatakan dirinya akan bertanding melawan petinju tuan rumah Filipina di babak final pada Senin (9/12). (puj/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Astra Motor Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA Sederajat

“Pelaksanaan AHMBS tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan ke-18 dengan mengusung tema "Satu Hati Menuju Indonesia Maju” ujar Kepala Wilayah Astra Motor NTB Budi Yanto.

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks