alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

BKBH Unram Lapor ke LPSK

MATARAM-Biro Konsultasi Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram (Unram) ikut menyorot kasus  meninggalnya Zainal Abidin. Mereka akan melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota polisi ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pusat.

Direktur BKBH Unram Joko Jumadi mengatakan, Surat laporan ke LPSK sudah dibuat. Paling tidak dua hingga tiga hari ke depan sudah ada tanggapannya. ”Sore ini (10/9), kita kirim suratnya,” kata Joko, kepada Lombok Post, kemarin (10/9).

Melapor ke LPSK dianggap menjadi langkah tepat bagi BKBH. Supaya saksi kunci yang melihat kejadian benar-benar dilindungi. Baik fisiknya maupun psikologisnya. ”Harus mendapatkan perlindungan,” ungkapnya.

Sebelumnya, kesaksian Ihsan (keponakan Zainal Abidin) dan Satria Agung yang menjadi saksi kunci sempat diunggah ke media sosial. Kesaksiannya menjadi viral. ”Tetapi setelah viral, mereka tak bisa ditemui lagi. Mereka juga enggan untuk berbicara setelah pernyataannya itu diunggah,” kata dia.

Beredar kabar, Ihsan dan Satria hilang. Keberadaannya tidak diketahui sama sekali. ”Kita telepon juga tidak bisa nyambung,” bebernya.

Joko menduga, ada upaya pihak tertentu untuk menutupi kasus ini. Dugaannya menguat, ketika pihak kepolisian memberikan uang tali asih ke pihak keluarga. ”Apa coba dasarnya memberikan tali asih?,” tanya dia.

Joko juga menyoroti tim investigasi yang dibentuk Polda NTB untuk mencari fakta. Menurutnya, tim itu tidak independen. ”Tim itu mubazir,” protesnya.

Jika ingin membentuk tim investigasi paling tidak harus melibatkan lembaga lain. Misalnya saja Ombudsman. ”Lembaga lain juga harus terlibat. Mereka harus turun bersama,” sarannya.

Lembaga akan melihat, apakah terjadi kesalahan SOP atau tidak. Atau ada hal lain yang menyebabkan Zainal meninggal dunia. ”Nanti Ombudsman juga akan melihat. Apakah ada unsur pidana. Kalau ada, dapat diserahkan ke Reskrim. Untuk diproses hukum,” kata dia.

Jangan mengorbankan institusi hanya karena membela satu atau dua oknum. ”Saran saya lebih baik diusut secara terbuka. Kalau memang ada kesalahan ya udah selesai,” ungkapnya.

Kata Joko, untuk mengungkap kasus ini sebenarnya gampang. Di lokasi kejadian terekam CCTV. ”Sekarang tergantung pada polisi. melindungi oknum atau menjaga nama baik institusi,” kritiknya.

Dia meminta Polda NTB untuk terbuka. Jangan ada yang ditutup-tutupi. ”Terbuka saja. Kalau memang salah proses sesuai prosedur hukum,” pintanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama mengatakan, tim telah berkomitmen  kasus Zainal akan diusut tuntas. Anggota yang terlibat akan diproses sesuai hukum. ”Pak Kapolda sendiri yang menyatakan akan ditindak tegas anggota polisi yang terlibat,” kata Purnama.

Dia menepis tudingan BKBH atas tidak independennya tim investigasi yang sudah dibentuk. Tidak ada yang ditutup-tutupi. ”Semua dilakukan secara transparan,” tepisnya. ”Masyarakat jangan kawatir,” kata dia.

Terkait salah satu lembaga melayangkan permohonan perlindungan saksi dan korban itu sah-sah saja. ”Itu hak mereka,” ujarnya.

Tetapi, perlu diketahui, kata Purnama, apa kewenangan lembaga  BKBH dalam kasus ini. Apakah mereka memiliki surat kuasa untuk permohonan tersebut atau tidak. ”Dasarnya apa untuk meminta perlindungan,” tanya dia.

Sementara itu, mereka yang mengusulkan lembaga lain untuk masuk ke tim investigasi, sah-sah saja. Tidak ada persoalan. ”Namanya juga usulan,” kata Purnama.

Tetapi, untuk menerima usulan tersebut harus berdasarkan aturan. Belum tentu usulan itu dapat digunakan. “Kita juga memiliki dasar aturan. Misalnya Perkap dan Peraturan Pemerintah,” pungkasnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks