alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

2.064 Bahan Peledak Dimusnahkan

MATARAM--Satbrimob Polda NTB musnahkan barang bukti bom  dan peledak lain  hasil sitaan kemarin (10/10).  Pemusnahan bom dilakukan di Mako Brimob Polda NTB. Barang bukti dimusnahkan Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana dan Wakapolda NTB Brigjen Pol Tajuddin.

Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, pemusnahan barang bukti bom itu merupakan perintah langsung dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Perintah itu efek dari meledaknya gudang penyimpanan bahan peledak di Mako Brimob Srondol Jawa Tengah, (14/9) lalu. ”Kita jalankan perintah Kapolri,” kata Nana usai memusnahkan barang bukti di Mako Brimob Polda NTB, kemarin (10/10).

Langkah itu untuk mengantisipasi supaya kasus di Mako Brimob Srondol tidak terulang lagi. Sehingga, tidak berdampak membuat resah masyarakat. ”Kita tetap antisipasi supaya tidak terjadi seperti di daerah lain,” bebernya.

Menurutnya, bahan peledak sudah lama tersimpan di gudang. Bahan tersebut memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi.

Ditambah lagi, kondisi cuaca yang panas. Hal itu, bisa menjadi pemicu terjadinya ledakan.” Cuaca sulit diprediksi. Kondisi itu berpengaruh terhadap gudang penyimpanan bahan peledak,” ujarnya.

Apalagi lanjutnya, di NTB tidak memiliki gudang penyimpanan bahan peledak khusus. Sehingga, perlu antisipasi supaya tidak terjadi ledakan. “Maka untuk mengurangi risiko terhadap barang bukti temuan yang sudah memiiki kekuatan hukum tetap maka hendaknya dilakukan pemusnahan,” kata dia.

Temuan bahan peledak yang dimusnahkan merupakan temuan masyarakat dan anggota. Dari jajaran di Polres Bima hingga  Mataram. ”Ada juga bahan peledak yang dimusnahkan ini temuan perang dunia ke-2,” kata dia.

Dansat Brimob Polda NTB  Kombes Pol Taufik Hidayat menambahkan bahan peledak yang dimusnahkan masih aktif. Seluruhnya didapatkan dari wilayah hukum Polda NTB. ”Total ada sebanyak 2.064 peledak yang dimusnahkan,” kata Taufik.

Rinciannya, 8 buah jenis granat mortil, 8 granat Frag, 41 buah geranat offensive, 4 buah bom ikan, 2.000 buah detonator rakitan, 1 buah granat rifle. ”Semua itu kita musnahkan,” pungkasnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks