alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Mandalika Disuntik Rp 2,02 Triliun, Sirkuit MotoGP Sudah 10 Persen

PRAYA-Suntikan dana untuk merampungkan sejumlah fasilitas pendukung event MotoGP Lombok di Mandalika terus dikucurkan pemerintah pusat. Kali ini, Mandalika dipastikan tahun 2020 akan mendapat dana Rp 2,02 triliun. Bertamah lagi, dari sebelumnya yang sempat disebutkan nilainya Rp 1,9 triliun.

Kepastian dana tersebut dibeberkan Menteri Pariwisata Arief Yahya saat meninjau Mandalika, kemarin (10/10). Dengan dana Rp 2,02 triliun itu, Menteri Arief menegaskan, semua kebutuhan dasar yang ada di KEK Mandalika harus beres tahun 2020 mendatang. Sehingga berbagai persiapan dan kebutuhan untuk menunjang kawasan, harus segera diusulkan kepada pemerintah pusat melalui berbagai kementerian yang sudah ditunjuk.

“Untuk tahun 2020, total alokasi dukungan anggaran untuk destinasi superprioritas Mandalika mencapai Rp 2,02 triliun,” ungkap Menteri Arief.

Menteri asal Banyuwangi, Jawa Timur tersebut pun meminta manajemen ITDC segera mengawal anggaran itu untuk menjadi berbagai program ke depannya.

Arief menjelaskan, bahwa dari Kementerian PUPR pada tahun 2020 dialokasikan sekitar Rp 1,747 triliun, yang digunakan untuk pembangunan jalan bypass dari Bandara Internasional Lombok ke Mandalika. Selain itu, dana ini juga digunakan untuk pengembangan ruang terbuka publik dan promenade di pesisir pantai selatan, serta pengembangan wisata di kasawan Tiga Gili di Kabupaten Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno.

“Dari PUPR, dana ini juga disiapkan untuk berbagai kegiatan seperti pembangunan rumah susun dan berbagai program lainnya,” katanya.

Sementara khusus dari Kementerian Pariwisata, pihaknya kata Arief menyiapkan anggaran Rp 118,25 miliar. Dana tersebut untuk fasilitas pengembangan destinasi wisata, fasilitas promosi, dan peningkatan kapasitas, serta potensi pariwisata.

Selain itu juga ada anggaran di berbagai kementerian lainnya, seperti Kementerian Perhubungan, PDT, Kementerian Lingkungan Hidup, dan berbagai kementerian lainnya. Sehingga dana tersebut, harus bisa dimanfaatkan untuk bagaimana mendukung keberadaan KEK Mandalika. Terlebih kedepan akan ada event MotoGP yang akan menjadi daya tarik wisatawan.

“Jadi apapun kebutuhan dasar harus bisa diselesaikan pada tahun 2020. Sehingga pada tahun 2021, event MotoGP bisa berjalan,” tegas Menteri Arief.

Termasuk di dalamnya bagaimana mempersiapkan Sumber Daya Manusia masyarakat setempat. “Mereka harus kita diberikan berbagai pelatihan juga,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer menegaskan, bahwa saat ini pihaknya terus melakukan pembenahan terhadap lokasi Mandalika. Terutama yang menjadi lintasan Sirkuit MotoGP. Sehingga pihaknya ke depan juga akan terus mengawal berbagai program yang disediakan oleh pemerintah dalam mendukung kawasan itu.

“Pada tahun 2021, sebanyak 1.000 kamar hotel sudah bisa ditempati. Mulai dari Pullman, Royal Tulip, dan berbagai hotel lainnya,” katanya.

Termasuk berbagai persiapan menyambut event MotoGP sudah mulai dilaksanakan pihaknya. Disampaikan juga, bahwa progres pembangunan yang ada saat ini sudah sangat baik. Terlebih dengan adanya dukungan dari pemerintah, maka ke depan berbagai pembangunan ini diharapkan bisa berjalan dengan lancar.

Mulai dari optimalisasi UMKM, penyusunan pedoman dan juga akan ada penghijauan di perbukitan, dengan melakukan tanam bunga. “Biar menjadi Pink Mandalika,” ujarnya.

Tinjau Sirkuit

Dalam kunjungan ke Mandalika kemarin, Menteri Arief didampingi sejumlah pejabat Pemprov NTB dan Direksi Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC), melihat dari dekat progress pembangunan Sirkuit MotoGP di Mandalika.

Di sela pemantauan tersebut, Menteri Arief mendapat penjelasan secara mendetail dari Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer terkait letak dan bagaimana kondisi pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika.

Menteri Arief juga meninjau langsung seluruh lintasan sirkuit tersebut, sembari mendapatkan penjelasan terkait dengan konstruksi bangunannya.

Arif Yahya mengaku setelah melakukan pemantauan langsung lokasi pembangunan, dia mengetahui kalau saat ini progres pembangunan sirkuit sudah mencapai sekitar 10 persen. Dan ujungnya nanti akan siap untuk melaksanakan event MotoGP pada tahun 2021.

“Ini  kita punya pertama kali, dan kalau ada berita yang mengatakan tidak menguntungkan, maka saya harus melakukan klarifikasi. Karena tidak ada referensi yang mengatakan MotoGP di seluruh dunia itu tidak menguntungkan,” tandas Arief Yahya.

Disampaikan, ke depan ada sekitar 100.000 wisatawan yang diproyeksikan akan mengunjungi atau menonton MotoGP. Sehingga hal ini tentu akan berdampak pesat terhadap perkembangan pariwisata di Indonesia. Terlebih pembelian tiket untuk event MotoGP ini juga sudah bisa didapatkan mulai November 2019. Sehingga pihaknya optimistis kegiatan MotoGP ini akan sangat menguntungkan.

Ditegaskannya, Indonesia merupakan salah satu pengguna motor terbesar di dunia. Dengan kata lain bahwa penggemar MotoGP di domestik sangat besar. Dan di dunia juga sangat besar. Sehingga MotoGP akan menjadi daya tarik utama KEK Mandalika.

Menteri Arief juga memastikan, berbagai kendala yang ada saat ini seperti pembebasan lahan, tidak akan menggangu kegiatan pembangunan di dalam kawasan. Mengingat masalah lahan memang menjadi permasalahan yang sering terjadi dalam pengembangan pariwisata. Hanya saja pihaknya optimistis dengan sinergitas berbagai komponen, akan menjadikan berbagai permasalahan cepat rampung.

Saat ini, progres pembangunan keseluruhan sirkuit MotoGP baru 10 persen dengan progres Ground Work mencapai 30 persen. Dimana dalam sirkuit juga akan dibangun sekitar tiga terowongan. Hal itu dilakukan agar nantinya wisatawan bisa masuk di area tengah sirkuit. Mengingat  konsep sirkuit ini bukan tertutup, dan menjadi satu-satunya di dunia yang telah mendapatkan izin ketika tidak digunakan balapan, maka bisa digunakan untuk kegiatan wisata yang lain.

“Jadi ada akses untuk menuju kawasan di tengah sirkuit, karena di lokasi juga akan kita buatkan destinasi wisata, seperti tempat camping dan pariwisata lainnya,” kata Abdulbar.

Sehingga, akses melalui terowongan tersebut tidak akan sampai mengganggu balapan.

Rencananya, pada Desember mendatang, pengaspalan untuk lintasan sudah mulai dilakukan. Dan akhir tahun 2020, seluruh sirkuit sudah selesai, serta segera di uji coba.

Selanjutnya pada November 2019 nanti sambungnya, akan dilaunching untuk penjualan tiket awal MotoGP, yang rencananya untuk awal, tiket akan dijual sebanyak 20.000 tiket. Ada kabar, bahwa harga tiket yang akan dijual perdana ini ada yang di bawah Rp 1 juta.

Sirkuit MotoGP Mandalika sendiri direncanakan memiliki panjang 4,32 km. Terdapat 19 tikungan dan memiliki kapasitas area paddock mencapai 40 garasi. Sementara area grand stand berkapasitas 50.000 tempat duduk, dan area berdiri mencapai 138.000. Khusus untuk hospitality suites akan berkapasitas 7.700 pengunjung.

Sementara itu, mengingat keterbatasan kapasitas hotel NTB, saat ini tengah disiapkan rencana untuk kemudahan aksesibilitas wisatawan dari Bali ke Lombok yang akan hadir menonton MotoGP 2021. ITDC telah membahas hal tersebut dengan Angkasapura I, Damri, dan Pelindo. (dss/kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks