alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Polisi Reka Ulang Tangkap Tangan Basuki

MATARAM-Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Mataram melakukan reka ulang tangkap tangan Lalu Basuki Rahman, tersangka dugaan korupsi dana rehabilitasi masjid pascagempa, kemarin (11/3). Reka ulang masuk sebagai salah satu petunjuk yang diberikan jaksa peneliti dalam berkas Basuki.

Basuki sebelumnya tertangkap di Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat (Lobar). Tetapi, reka ulang tidak dilakukan di TKP penangkapan. Penyidik memindahkan lokasi ke Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram untuk alasan keamanan.

Dalam reka ulang kemarin, tersangka menjalani lima adegan. Dimulai dari ketika Basuki menelepon salah satu pengurus Masjid Baiturrahman. Setelah itu dilanjutkan dengan tersangka menerima dua amplop berisi uang masing-masing Rp 5 juta.

”Adegan terakhir ketika tersangka naik motor dan ditangkap tim,” kata Kasatreskrim Polres Mataram AKP Joko Tamtomo, kemarin (11/3).

Joko mengatakan, reka ulang dilakukan atas petunjuk dari jaksa peneliti Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. Proses ini untuk memperjelas mekanisme pengambilan uang yang dilakukan tersangka terhadap pengurus masjid.

”Juga untuk memunculkan mens rea dalam unsur pemaksaannya,” sebut dia.

Selama penyidikan kasus Basuki, penyidik telah memeriksa 12 saksi. Usai reka ulang ini, kata Joko, penyidik akan kembali menyusun berkas perkara tersangka. Selanjutnya, berkas akan dilimpahkan kembali ke jaksa peneliti.

”Berkas Basuki akan kita limpahkan lagi setelah ini. Kalau memang dikembalikan dan ada petunjuk, akan kita lengkapi lagi,” tandas Joko.

Terungkapnya pemotongan dana rehabilitasi masjid pascagempa berawal dari tangkap tangan terhadap Basuki. Tersangka meminta fee dana bantuan rehabilitasi kepada sejumlah pengurus masjid. Salah satunya masjid Baiturrahman, di di Dusun Limbungan Selatan, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat (Lobar).

Ada lebih dari 13 masjid yang dana bantuannya disunat para tersangka. Dari jumlah tersebut, penyidik tipikor berhasil mengamankan uang sejumlah Rp 95 juta. Rinciannya, Rp 30 juta dalam bentuk tunai dan Rp 65 juta berada di rekening.

Pola korupsi dana bantuan masjid dilakukan dengan berjenjang. Bermula dari perintah Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag NTB H Silmi kepada Kasubbag TU Kemenag Lobar Muhammad Ikbaluddin. Dari Ikbal, perintah tersebut diteruskan kepada staf KUA Gunungsari, Lalu Basuki Rahman untuk meminta fee kepada pengurus masjid.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks