alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Berkas Dorfin Naik ke Pengadilan

MATARAM-Dorfin Felix, penyelundup narkoba asal Prancis, segera menjalani proses peradilan.Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah merampungkan surat dakwaan dan melimpahkan berkasnya ke Pengadilan Negeri (PN) Mataram, kemarin (12/2).

”Surat dakwaan sudah siap, makanya kita limpahkan ke pengadilan hari ini (kemarin, Red),” kata Kasi Narkoba Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB Ginung Pratidina.

Dalam dakwaannya, jaksa menerapkan pasal berlapis. Dorfin didakwa pada Pasal 113, Pasal 114, dan Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penerapan pasal 113 tak terlepas dari upaya Dorfin yang membawa narkoba jenis methylenedioxy methamphetamine (MDMA) atau biasa dikenal sebagai ekstasi, amphetamine, hingga narkoba sintetik yakni ketamine. Barang haram senilai Rp 3,2 miliar dibawa Dorfin dari negara asalnya, Prancis.

Petugas yang melakukan penggeledahan terhadap koper Dorfin, menemukan narkoba dengan berat total 3.194,57 gram. Rinciannya, 9 bungkus besar kristal berwarna cokelat diduga narkotika jenis MDMA seberat 2.477,95 gram; satu bungkus besar berupa bubuk putih diduga narkotika jenis ketamine seberat 206,83 gram; dan satu bungkus serbuk berwarna kuning dari jenis amphetamine dengan berat 256,69 gram.

Selain dalam bentuk bubuk, Dorfin juga membawa narkotika dengan bentuk pil atau tablet diduga ekstasi sebanyak 850 butir. Dari jumlah tersebut, 22 butir adalah pil berwarna cokelat dengan bentuk tengkorak.

Menurut Ginung, fokus dakwaan jaksa bukan kepada siapa yang akan menerima barang haram tersebut. ”Pembuktian terkait itu tidak perlu. Yang penting dia tertangkap tangan membawa narkotika di bandara,” terang dia.

Selama di penyidikan, Dorfin menyebut dirinya mendapat upah 5 ribu Euro untuk satu kali pengantaran atau sekitar Rp 85 juta. Dari sana, yang bersangkutan mengetahui dengan sadar membawa narkoba.

”Dia sudah sering ke sini (Indonesia). Sampai ada teman dekat Bali, makanya berani bawa barang dari Prancis,” tandas Ginung.

Sementara itu, juru bicara PN Mataram Didiek Jatmiko mengatakan, setelah menerima berkas dakwaan dari JPU, pengadilan akan menetapkan majelis hakim untuk memimpin sidang. Selanjutnya, disusun jadwal sidang terhadap terdakwa.

”Sudah terdaftar. Kita susun dulu majelis hakim dan jadwalnya. Agenda sidang pertama itu pembacaan dakwaan,” kata Didiek.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks