alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Razia Karaoke, Satu DJ Positif Narkoba

MATARAM-Satrenarkoba Polres Mataram merazia dua tempat karaoke di Kota Mataram, Minggu dini hari (10/2). Empat orang diamankan dalam razia tersebut. Keempatnya diduga sebagai penyalahguna narkoba.

Kasatresnarkoba Polres Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, razia kemarin sebagai upaya preventif jajarannya. Menekan peredaran narkoba serta minuman beralkohol (minol) tanpa izin di tempat karaoke.

”Dari hasil penyelidikan, kita sasar dua lokasi karaoke,” kata Adi, kemarin (11/2).

Lokasi pertama yang didatangi petugas, yakni OR karaoke di Lingkungan Tanjung Karang Permai, Kelurahan Sekarbela, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Adi mengatakan, tim melakukan pemeriksaan terkait perizinan penjualan minol.

Petugas juga menggeledah barang serta badan yang dibawa pengunjung maupun pegawai karaoke. ”Urine mereka juga kita tes, untuk membuktikan ada atau tidak kandungan zat narkoba,” terang dia.

Dari tes urine, seorang disc jockey (DJ) perempuan berinisial SP menunjukkan hasil positif mengandung zat ampetamine. Polisi menindaklanjuti hasil tes dengan menggeledah tempat tinggal SP. Hasilnya, ditemukan satu tutup bekas bong yang masih terpasang pipet plastik dan satu pipa kaca.

”SP kita amankan untuk pendalaman,” sebut dia.

Selain SP, petugas juga mengangkut empat dus minol. Tindakan ini dilakukan karena OR karaoke diduga tidak memiliki izin terkait penjualan minol.

Razia kemudian dilanjutkan ke karaoke BI di Lingkungan Karang Sampalan, Kelurahan Cakranegara, Kecamatan Cakranegara. Polisi melakukan hal serupa di lokasi kedua, mengetes urine seluruh pengunjung.

”Ada tiga orang yang urinenya positif mengandung zat narkoba,” ungkapnya.

Tiga orang yang dimaksud Adi, berinisial IB, 30 tahun; SRS, 32 tahun; dan ESS, 24 tahun. Satu positif mengandung zat inex dan dua lainnya narkotika jenis sabu. ”Kita juga membawa barang bukti tiga dus minol dari BI karaoke,” tutur dia.

Adi mengatakan, keempatnya disangka dengan Pasal 127 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terhadap tempat karaoke yang menjual minol tanpa izin, dijerat dengan Pasal 30 pada Perda Kota Mataram Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks