alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Sirkuit MotoGP Mandalika Sudah Rampung 40 Persen

LOMBOK TENGAH-Pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sudah lebih dari 40 persen. Sirkuit sepanjang 4,32 kilometer dengan 18 tikungan tersebut dijadwalkan rampung akhir tahun ini.

“Pekerjaan bisa dari pagi sampai malam hari. Bahkan ke pagi hari lagi,” kata Direktur Konstruksi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Dwianto Eko Winaryo pada Lombok Post, kemarin (12/2).

MGPA adalah perusahaan yang dibentuk Indonesia Toruism Development Corporation, untuk mengelola sirkuit Mandalika (ITDC) untuk event balap motor paling akbar di dunia MotoGP.

Pembangunan sirkuit sendiri saat ini masih berupa ground working atau dasar trek sirkuit. Badan jalan yang akan menjadi sirkuit sedang digali. Sesuai standar, trek akan dibuat tiga lapis. Badan jalan yang telah digali tersebut dipasangi geo textile supaya tidak merembes. Kemudian setelah itu, nanti akan dilapisi substrat, dan terakhir baru dilapisi aspal.

Dwianto mengatakan, sirkuit sudah rampung pada Desember. Rencananya, pada Juli, seluruh penimbunan badan jalan telah tuntas. Baik lapis pondasi bawah maupun lapis pondasi atas. Sehingga pada Agustus akan mulai diaspal. Proses pengaspalan sendiri tidak bisa sepotong-potong seperti pengaspalan jalan raya pada umumnya. Tapi harus utuh seluruhnya dan rampung pada hari yang sama.

Aspal yang digunakan pun bukan aspal sembarangan. Tapi, aspal yang telah dimodifikasi khusus untuk sirkuit dengan kualitas terbaik. Aspal ini pun didatangkan dari luar Indonesia. Dari negara mana, Dwianto tak merincinya.

Penggunaan aspal yang dimodifiksi ini sangat penting untuk sisi ketahanan sirkuit dari gaya geser dan tekanan yang disebabkan oleh ban motor dan ban mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Juga agar tidak ada perubahan bentuk permukaan. Mengingat, karakter sirkuit ini adalah sirkuit jalan raya. Yang berarti, setelah balapan usai, jalan sirkuit juga akan dilalui oleh kendaraan umum.

Pantauan Lombok Post, truk-truk pengangkut material tanah keluar masuk areal proyek. Material diambil tidak jauh dari lokasi proyek di Desa Kuta. Tidak boleh sembarangan orang masuk ke areal proyek. Karena dikhawatirkan mengganggu aktivitas proyek.

Jika tak ada aral melintang, pada awal tahun depan, sirkuit sudah akan menjalani ujicoba. Dorna, penyelengara MotoGP telah menjadwalkan tes resmi pra musim bagi seluruh pembalap di Sirkuit Mandalika pada Februari atau Maret. Sebagai agenda resmi, tes pra musim ini wajib diikuti oleh seluruh pembalap MotoGP. Sementara pengumuman tanggal balapan MotoGP Lombok akan dilakukan pada tengah tahun depan. Namun, diperkirakan akan digelar Oktober 2021.

Terpisah, Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC Ngurah Wirawan menjelaskan, di dalam kawasan saat ini, selain pembangunan bandan jalan untuk sirkuit, sedang dibangun pula pasilitas infrastruktur penunjang lain.

Salah satunya pembangunan kanal atau drainase. Fasilitas ini dikerjakan Balai Wilayah Sungai Nusa Tengara I Kementerian PUPR. Tujuannya, untuk mengaliri air hujan menuju laguna atau sungai sehingga sirkuit tidak tergenang.

Di lainpihak, Direktur Teknis PDAM Praya Sukemi Adiantara juga menjelaskan, bahwa pihaknya bertanggung jawab untuk penyiapan air bersih. Saat ini, PDAM Loteng sedang penyusunan detail engineering design untuk fasiltias ini. Rencananya, PDAM menyiapkan air bersih 200 liter per detik. Air akan didatangkan dari Bendungan Pengga di Loteng.

Nilai Tambah

Sementara itu di Mataram, Gubernur NTB H Zulkieflimansyan kembali menegaskan pentingnya nilai tambah MotoGP Lombok bagi masyarakat.

”Saya tidak mau masyarakat hanya menjadi penonton,” kata Gubernur.

Gubernur mengatakan, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan MGPA untuk memastikan janji ITDC menggunakan tenaga lokal untuk event MotoGP ini. “Kita ingin agar itu diterjemahkan dengan baik oleh anak perusahaan (MGPA),” katanya.

Zul memastian, proses pembangunan Sirkuit Mandalika saat ini berada di trek yang benar. ”Mudah-mudahan bisa kita percepat,” harapnya.

Meski diwarnai pembebasan lahan yang belum tuntas, Zul memastikan semua persoalan itu akan segera ditangani sehingga pembangunan tetap berjalan lancar. Setiap pembangunan menurutnya pasti ada masalah. Tapi hal itu tidak boleh menghambat pembangunan. ”Kalau selalu melihat masalahnya tidak akan maju-maju,” katanya.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Tomsi Tohir Balaw memastikan, keamanan NTB terjamin. Dia optimis dengan situasi itu pembangunan berjalan lancar. ”Kita berupaya menyukseskan seluruh program pemerintah,” katanya.

Termasuk menjamin keamanan saat NTB akan kedatangan lebih dari 100 ribu wisatawan saat event MotoGP digelar tahun 2021. ”Polda sendiri sudah menyiapkan sistem pengamanan,” katanya.

Pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi acara, sebab turis yang datang tidak hanya menonton MotoGP tetapi juga akan menikmati destinasi lain di NTB. ”Sehingga kita akan melakukan penanganan secara komprehensif,” katanya.

Penyelenggaraan MotoGP akan menjadi mometum yang baik untuk membangkitkan perekonomian NTB. ”Meski digelar sekali setahun, tetapi efeknya akan banyak,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Achris Sarwani.

Event balap tidak hanya MotoGP tetapi juga event balap lainnya tetap digelar, baik yang level nasional maupun internasional. ”Kita yakin kalau itu jalan pasti akan ada dampak bagi ekonomi,” katanya.

Dia mencontohkan, industri pariwisata pasti akan hidup. Kebutuhan makan minum akan tinggi, masyarakat bisa memasok bahan makanan yang dibutuhkan. ”MotoGP hanya menjadi penarik bagi event yang lain,” ujarnya. (ili/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks