alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Bulan Depan Mohan Umumkan Pasangan

MATARAM-Menghadapi Pilkada Kota Mataram 2020, Wakil Wali Kota Mataram saat ini, H Mohan Roliskana penuh percaya diri. Berbekal elektabilitas 50 persen lebih, Mohan terlihat santai. Gerakannya terkesan lamban.

“Februari ini kita munculkan nama pendamping,” kata Mohan kepada wartawan.

Dari tiga bakal calon wali kota yang mengemuka saat ini, praktis hanya Mohan yang belum pasti siapa yang akan mendampinginya. Dua calon lawannya, Hj Putu Selly Andayani dan HL Makmur Said tampaknya sudah punya calon wakil.

Selly akan berpasangan dengan TGH Abdul Manan. Sedangkan Makmur Said akan didampingi sang putra mahkota, H Badruttaman Ahda. Putra sulung dari Wali Kota Mataram saat ini H Ahyar Abduh.

Sementara Mohan sendiri tampaknya masih bingung dengan tiga kandidat yang berpotensi akan mendampinginya. Yakni, H Irzani, Baihaqi, dan TGH Mujiburrahman.

Namun dari gerakan politik yang ditunjukkannya belakangan ini, Mohan secara pribadi akan lebih memilih TGH Mujib. Bahkan, akhir pekan lalu, secara khusus ia menggelar acara di rumah sekaligus pondok pesantren milik TGH Mujib di Sekarbela.

Bahkan, setiap kali disinggung nama Mujib, Mohan selalu tersenyum. “Bisa jadi (Mujib),” kata Mohan saat ditanya kemungkinannya menggandeng salah satu tokoh Partai Golkar Kota Mataram itu.

Mohan memang harus segera mengumumkan pendampingnya. Jika tidak, calon petahana ini bisa kalah start dari Selly dan Makmur yang saat ini secara masif mengenalkan dirinya ke masyarakat Kota Mataram. Baik dengan menggunakan alat peraga kampanye maupun menggelar pertemuan tatap muka dengan masyarakat.

“Saya masih mencari orang yang tepat,” kilah Mohan saat disinggung pergerakannya yang super lambat dalam memilih calon pendamping.

Sementara itu Ketua Penjaringan Bakal Calon Wali dan Wakil Wali Kota DPD II Golkar Usman Ts belum mau membuka hasil rapat pleno DPD II Partai Golkar Kota Mataram. “Keputusan ada di DPD I dan DPP,” kilahnya.

Jika Golkar terus-terusan memperlambat gerakan, jelas ini bisa menjadi petaka. Tidak hanya bagi H Mohan, tapi juga bagi Partai Golkar sendiri.

Kekuasaan Golkar di Kota Mataram selama 20 tahun terakhir bisa terancam partai lain. Dan, bukan tidak mungkin akan menjadi kekelahan perdananya dalam kontestasi politik di Kota Mataram. Apalagi, yang akan menjadi lawannya di Pilkada 2020 mendatang adalah orang-orang yang sebelumnya sangat dekat dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Contohnya pasangan HL Makmur Said-H Badruttaman Ahda. Dua orang ini memang bukan kader Partai Golkar. Tapi king maker-nya orang paling berpengalaman di Partai Golkar Kota Mataram. Yakni H Ahyar Abduh.

Dan perlu diingat, Ahyar pada proses Pilkada mendatang masih menjabat sebagai Wali Kota Mataram. Jadi kekuatannya tak bisa dipandang remeh oleh Mohan. Apalagi kalau hanya mengandalkan elektabilitas yang hanya 50 persen lebih itu.

Bagaimana dengan Selly? Calon yang satu ini juga akan menjadi lawan berat bagi Mohan. Siapapun pasangannya. Sebab, Selly memiliki gerakan paling terstruktur sejauh ini. Ia terus menggebrak. Baik lewat dunia nyata maupun dunia maya (media sosial).

Selly-Manan juga memiliki king maker tak kalah sakti. Yakni orang nomor satu di NTB. Yang sejauh ini terus berkeliling setiap subuh dari lingkungan ke lingkungan.

Selly-Manan juga kabarnya akan diusung oleh koalisi dua partai yang kadernya dikenal militan. Yakni PDI Perjuangan dan PKS. (jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks