alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Cukong Kayu Dilimpahkan Ke JPU

MATARAM-Cukong kayu asal Lombok Timur (Lotim) berinisial NA, ZA, dan DAG, dilimpahkan penyidik PNS (PPNS) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) ke JPU Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB. Ketiganya merupakan tersangka pembalakan liar lintas provinsi.

Direktur Penegakan Hukum (Gakkum) Pidana Kementerian LHK Yazid Nurhuda mengatakan, kayu yang berhasil disita  dari ketiga tersangka sebanyak 177 meter kubik atau setara dengan isi 11 kontainer. Jika dirupiahkan, harganya mencapai Rp 800 juta.

”Sudah kita tahap dua hari ini (kemarin, Red),” kata Yazid.

Ketiga tersangka diketahui terlibat dalam jaringan pembalakan liar yang menyasar kawasan Konservasi Suaka Margasatwa Buton Utara, Sulawesi Tenggara. Pohon di kawasan konservasi tersebut ditebang dan dikirim menggunakan kapal menuju Labuhan Lombok, Lombok Timur (Lotim).

Tersangka, sebut Yazid, melakukan kejahatan dengan modus pemanfaatan kayu secara ilegal. Mereka menggunakan dokumen perizinan dan surat angkut kayu yang tidak sah. ”Dokumennya dibuat seolah-olah legal, padahal palsu,” terang dia.

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas mengamankan satu dokumen palsu surat keterangan sahnya hasil hutan kayu olahan (SKSHHKO), satu kapal dengan berat 102 GT, dan 177 meter kubik kayu.

Yazid mengatakan, akibat kejahatan ini, negara diperkirakan merugi hingga Rp 3,5 miliar. ini dihitung berdasarkan PNBP yang tidak dibayar sebesar Rp 270 juta dan denda 10 kali lipatnya. Serta, nilai tegakan kayu yang dicuri mencapai Rp 800 juta.

”Jika dihitung secara materi kerugiannya paling sedikit Rp 3,5 miliar,” sebutnya.

Namun, kata Yazid, kerusakan ekosistem dari pembalakan liar merupakan kerugian yang paling tinggi. Nilainya bahkan tidak bisa terhitung dengan materi karena berkaitan langsung dengan kehidupan.

”Kerusakan ekosistem itu nilainya tak ternilai,” ujar dia.

Lebih lanjut, pengungkapan kasus ini berkat sinergisitas antara penyidik Gakkum KLHK dan PPNS Dinas LHK NTB. Selama proses penyidikan, tim juga dibantu aparat kepolisian.

Yazid mengatakan, KLHK terus berupaya berkomitmen dan serius menyelamatkan SDA dan aset negara. Menindak tegas pelaku kejahatan SDA, khususnya pelaku pembalakan liar. ”Ini kejahatan luar biasa, karena itu kami upayakan untuk tetap serius di setiap penanganannya,” tandas Yazid.

Sementara itu, Kadis LHK NTB Madani Mukarom mengatakan, kayu yang dibawa dari Buton Utara diduga kuat hendak digunakan untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah terdampak gempa.

”Indikasinya seperti itu. Karena, permintaan kayu tinggi, kita butuh kayu. Ada kemungkinan ke arah sana,” kata Madani.

Meski terkait dengan kebencanaan, Madani tak mentolerirnya. Sebab, kayu diambil dari kawasan konservasi. ”Masyarakat memang butuh, tapi bukan berarti kita pakai barang ilegal. Korban gempat tidak boleh merusak hutan,” tegas dia.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 83 ayat 1 huruf b Jo Pasal 12 huruf e dan atau Pasal 18 ayat 1 huruf b Jo Pasal 14 huruf a dan b dan atau Pasal 94 ayat 1 huruf d Jo Pasal 19 huruf f Undang-undang Nomor 18 Tahun 203 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

”Ancaman hukumannya paling singkat delapan tahun penjera dan denda paling banyak Rp 100 miliar,” pungkas Madani.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks