alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Kemal: Warga Jangan Manja!

MATARAM-Rumah kumuh di bantaran sungai masih banyak. Tidak hanya di bawah jembatan Sindu, Cakanegara Barat. Deretan rumah kumuh juga terlihat di bawah jembatan Majeluk, Mataram.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram HM Kemal Islam mengatakan, pihaknya siap saja menampung mereka. “Dengan catatan mereka warga tidak mampu, layak dibantu dari sisi sosial, gelandangan, fakir miskin,” kata Kemal.

Rusunawa yang ia punya masih banyak lowong. Siap menampung warga miskin ibu kota. Ia mencontohkan, di rusunawa Selagalas masih ada sisa sekitar 20 kamar. Kemal mempersilakan warga yang tertarik tinggal di sana mengajukan diri. Pihaknya juga siap mensubsidi biaya tinggal selama satu tahun. “Pascagempa banyak yang keluar dari sana,” terangnya.

Pada dasarnya lanjut dia, Rusunawa yang ada memang diperuntukan bagi warga yang tidak mampu. Setelah berdaya secara ekonomi mereka harus keluar dan memberi kesempatan bagi warga miskin lain tinggal di sana.

Menurutnya keberadaan rusunawa itu sebenarnya merepresentasikan amanat Undang-Undang. Di mana fakir miskin dan orang-orang telantar dilindungi oleh negara. “Sesuai amanat pasal 34,” retorisnya.

Tapi masyarakat juga tidak boleh ngeyel. Memaksakan diri tinggal di bantaran kali. Padahal secara aturan jelas-jelas dilarang. Sebab pemerintah sewaktu-waktu dapat turun menertibkan mereka. Supaya tidak tinggal di sana lagi. Demi keperluan inspeksi saluran sungai.

Alasan pekerjaan tidak dibenarkan untuk melanggengkan pelanggaran. Seperti membangun rumah di bantaran sungai. Semisal jika pekerjaannya yakni menguruk pasir di sungai.

“Saya rasa itu bukan pekerjaan utama, tapi sampingan saja. Dan mana ada pasir di sungai kita saat ini, semua habis dikeruk,” cetusnya.

Jika pun ngoyo ingin mengangkut pasir, Kemal menilai tak jadi soal. Tinggal warga pulang pergi dari rusunawa ke sungai-sungai tempat biasa bekerja. Dengan begitu, pekerjaan mereka tidak terganggu.

“Saya kasih contoh ya, orang Rumbuk semua jualan ikan, tapi apa ada pantai di sana? Nggak kan. Jadi jangan manja!” bandingnya.

Sebenarnya yang penting menurutnya mau bekerja. Soal akomodasi, ia yakin bisa disiasati. Yang penting saat ini bisa tinggal di tempat yang layak dan aman bagi keluarganya.

“Makanya (yang di bawah jembatan Sindu) tetap akan kita tertibkan, besok senin (hari ini) kita minta mereka, segera tempati Rusunawa di selagalas. Itu solusi yang kami berikan,” tandasnya. (zad/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks