alexametrics
Minggu, 7 Juni 2020
Minggu, 7 Juni 2020

Mohan-Mujib Punya Chemistry Kuat

MATARAM-Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Mataram H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) masih menunggu restu DPP Golkar. “Kita tunggu surat keputusan (SK). Baru kita bicara deklarasi,” kata H Mohan Roliskana, kemarin (16/2).

Paket Harum cukup ramai dibicarakan pada Pilkada Kota Mataram 2020. Paket ini memiliki chemistry. Kehadiran TGH Mujiburrahman menjadi pendamping Mohan akan mendongkrak perolehan suara.

Bahkan elektabilitas dan popularitas Mujib tidak diragukan. Pada Pileg Kota Mataram 2019 lalu, TGH Mujiburrahman memperoleh suara paling banyak dibandingkan kader Golkar lainnya yang kini duduk di dewan.

Kini, paket Harum sudah mendapat tiket dari DPD II dan DPD I Golkar. Hanya saja belum final di DPP. Namun begitu paket Harum sudah 90 persennya akan diusung Golkar. “Kita tunggu DPP dulu,” ujar pria yang juga menjabat Wakil Wali Kota Mataram ini.

Jika sudah ada SK dari DPP ujar Mohan, tentu paket ini bersama partai pengusung lainnya akan deklarasi. Ia tidak terikat waktu. Karena menurutnya Pilkada 2020 yang akan digelar September masih panjang. “Kami ingin ada garansi atau SK DPP menjadi instrumen.memasuki tahapan Pilkada 2020,” tuturnya.

Sejauh ini Mohan juga sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol. Salah satunya dengan PPP yang satu fraksi di parlemen kemungkinan akan berkoalisi dengan Golkar “Komunikasi dengan parpol lain juga tetap kami bangun,” terangnya.

Ditanya soal pendamping yang juga merupakan kader Golkar, Mohan mengatakan, bukan karena sama-sama. Namun ada tolak ukur. Calon wakil wali kota juga dilihat tolak ukur dari sisi akademik yang bisa dipertanggungjawabkan. Entah itu elektabilitas maupun popularitas. “Begitu juga dengan keterimaan publik,” ujarnya.

Di samping itu, pendamping juga berdasarkan chemistry. “Ini juga penting,” Imbuhnya.

Mohan banyak belajar dari Pasangan Ahyar Abduh-H Mohan Roliskana (Aman). Menurutnya, memimpin itu ibarat memindahkan emosi. Jika tidak ini akan berdampak pada kinerja. “Harus ada rasa chemistry,” terangnya.

Sementara, Korwil NTB DPP Golkar Hj Sari Yuliati mengatakan, calon kepala daerah yang akan disung Golkar di kabupaten/kota di NTB tidak hanya diambil dari kader Golkar. Namun juga bisa dari luar kader.

Tapi kata dia, tentu berdasarkan hasil survei elektabilitas dan popularitas. “Kita gunakan 10 lembaga survei nasional untuk penentuan calon. Termasuk salah satunya LSI,” terang perempuan yang juga anggota DPR RI itu.

Untuk paket Harum di Kota Mataram ujar dia, masih menunggu hasil survei DPP. Paling tidak April hasil survei ini sudah keluar. “Pak Mohan dan Mujib hasil surveinya tidak diragukan lagi,” terangnya.

DPP akan mengeluarkan rekomendasi calon yang akan diusung pada pilkada setelah musyawarah daerah (musda) pada 4 sampai 6 Maret. “Kita tunggu saja,” ujarnya. (jay/r5)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gunjingan Tetangga Lebih Menyiksa, Jangan Kucilkan Penderita Korona!

GIRI MENANG-Sebagian orang menganggap Korona sebagai ‘penyakit fitnah’. Sebab, stigma negatif yang selalu disematkan kepada pasien positif Korona maupun eks pasien positif. Atas dasar itu,...

Dampak Korona, Lombok Barat Kehilangan Rp 430 Miliar

GIRI MENANG-Keuangan Pemkab Lombok Barat (Lobar) dibuat babak belur oleh wabah Covid-19. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pimpinan (Rapim) terbatas di Aula Utama Kantor...

Tak Ada Zona Hijau di KLU, Kasus Korona ada di Semua Kecamatan

TANJUNG-Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus bertambah. Total kini 45 kasus, dengan Kecamatan Gangga yang akhirnya pecah telur, sebagai kecamatan yang...

Ahyar Abduh : Perekonomian Mataram Harus Tetap Tumbuh

MATARAM-Mataram ingin perekonomian tetap tumbuh meski pada masa Pandemi Covid-19. ”Kalau semua tutup tentu perekonomian tidak jalan,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.   Ia...

Restoran New Bebek Ijo Ibu Fenny G Siapkan Undian Berhadiah

MATARAM-Restoran New Bebek Ijo Ibu Fenny G outlet Lombok Epicentrum Mall (LEM) mengadakan undian berhadiah mulai Jumat (5/6) kemarin. ”Promo ini salah satu usaha...

Sabtu, Korona NTB Tembus 808 Kasus, 101 Anak-anak, 38 Manula, 22 Meninggal Dunia

MATARAM—Upaya memulai tatanan baru new normal masih mendapat hambatan dari terus melonjaknya angka penularan positif koroona di NTB. Sabtu (6/6) kasus korona di NTB...

Paling Sering Dibaca

Cek Korona di Mataram, Biaya Rapid Test Rp 400 Ribu, Swab Rp 1.250.000

MATARAM-Di masa New Normal, hasil rapid test dan swab sangat dibutuhkan. Misalnya jika Anda ingin bepergian dengan menggunakan pesawat. Padahal, biaya untuk rapid test dan...

Naik Pesawat di Masa Korona, Ini Dokumen yang Harus Dibawa!

MATARAM-Pembatasan penerbangan komersial diperpanjang hingga 7 Juni. Dengan demikian penumpang pesawat domestik wajib melengkapi sejumlah dokumen untuk bisa terbang. ”Semua syarat itu harus dipenuhi calon...

Direktur RSUD Mataram Dorong Masjid dan Mall Dibuka, Warga Bahagia Bisa Lawan Korona

MATARAM— Di tengah meningkatnya penyebaran virus korona Direktur RSUD Kota Mataram dr Lalu Herman Mahaputra justru meminta sejumlah aktivitas publik tetap dibuka seperti biasa. Ketika...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

NTB Coba-coba “New Normal”, Mulai dari Masjid dan Pusat Perbelanjaan

MATARAM-Tidak ada daerah di NTB layak new normal. Dari 102 daerah yang dipersilakan pemerintah pusat menerapkan New Normal, tak ada satu pun daerah dari...