alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Pemerintah Loteng Maunya Minimal 20 Persen Anak Miliki KIA

PRAYA-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Loteng menyiapkan 65 ribu blangko Kartu Identitas Anak (KIA). ”Kami targetkan tahun ini, 20 persen dari total jumlah anak di Loteng memegang KIA,” kata Kabid Pelayanan dan Pencatatan Sipil Dukcapil Loteng Hj Lale Anys Fajriani pada Lombok Post, Sabtu (16/11) lalu.

      Syarat pengurusannya mudah. Cukup datang langsung ke kantor membawa fotokopi kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran. Bagi anak yang berusia dibawah lima tahun, tidak perlu menggunakan foto. Sedangkan, diatas lima tahun hingga sebelum 17 tahun wajib menggunakan foto. Kemudian, tidak perlu melakukan perekaman. ”Tahun depan, kami targetkan 100 persen anak di Loteng memegang KIA,” ujarnya.

      Kepala Dukcapil Loteng Baiq Anita Nindiana menjelaskan, tujuan dari dibuatkannya dokumen yang satu itu, sebagai identitas anak. Kemudian meminimalisir potensi kasus perdagangan anak hingga eksploitasi anak. Dengan KIA identifikasi anak semakin mudah dan cepat.

      Kedepan, KIA juga akan digunakan untuk membuka tabungan bank, hingga pendaftaran sekolah. Untuk itulah, pihaknya akan bekerja sama dengan seluruh lembaga pendidikan lingkup Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Disdik). Harapannya, mereka ikut mensukseskan pembuatan KIA.

      Yang diakomodir, anak-anak dari tingkat PAUD/RA, SD/MI hingga SMP/MTs negeri maupun swasta. Untuk Kemenag sebanyak 805 lembaga, terdiri dari 232 raudhatul athfal (RA), 297 madrasah ibtidaiyah (MI) dan 276 madrasah tsanawiyah (MTs). Sedangkan, untuk Disdik 1.538 lembaga. Terdiri dari 771 PAUD/TK, 604 SD dan 163 SMP.

      ”Jumlah anak, setiap saat bertambah. Kita menyesuaikan saja,” cetus Anita, sembari menunjukkan contoh KIA.

      Intinya pemerintah berusaha menyiapkan blangko KIA sesuai kebutuhan. Karena, pengadaannya bukan dari pemerintah pusat, melainkan Dukcapil. Sehingga, berapa pun anak yang lahir, atau anak yang pindah domisili mengikuti orang tua, Dukcapil siap. ”Kami tunggu dan kami siap jemput bola,” tutupnya.(dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks