alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

HUT NTB ke-61, Ini Pesan Presiden ke Gubernur NTB

MATARAM-Di hari ulang tahun NTB ke-61, Presiden Joko Widodo meminta Gubernur NTB Zulkieflimansyah fokus pada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. ”Mandalika, Mandalika, Mandalika. Fokus ke sana!” kata Zul menirukan instruksi presiden padanya, usai upacara peringatan HUT NTB ke-61, kemarin (17/12).

Perintah itu sejalan dengan perhatian dan intervensi pusat untuk pengembangan KEK Mandalika. ”Januari ini perpanjangan runway bandara dimulai, kemudian jalan bypass dari BIL ke Mandalika, sirkuit (MotoGP) dan sebagainya,” ujar Zul.

Menurutnya, daerah tidak punya banyak waktu lagi untuk menyiapkan diri. Mereka harus melakukan percepatan pembangunan pariwisata. ”Kita tidak punya pilihan banyak selain memberikan perhatian kepada pariwisata,” katanya.

Selain kesiapan infrastruktur fisik, daerah juga wajib menyiapkan sumber daya manusia (SDM). Hal itu sejalan dengan misi NTB yang pertama. Yakni NTB Tangguh dan Mantap. ”Mantap itu merefleksikan keinginan kita memperbaiki infrastruktur,” tegas dia.

Masyarakat NTB juga harus tangguh menghadapi bencana. ”Memasuki musim hujan kita harus siap hadapi potensi bencana,” pesannya.

Selain pariwisata, gubernur juga menekankan pentingnya industrialisasi. ”Ini bukan gagasan yang mewah, tapi kita harus mulai bergerak,” tegasnya, bersemangat.

Industrialisasi, kata Zul, bukan berarti meninggalkan sektor pertanian. Tapi berupaya meningkatkan nilai tambah produk pertanian. ”Ini penting karena marginal product of labor di sektor pertanian ini nol dan negatif,” ungkapnya.

Misalnya, dalam satu hektare lahan pertanian dikerjakan 10 orang. Hasilnya 10 ton. Ketika jumlah penduduk bertambah, lahan itu dikerjakan 15 hingga 20 orang tenaga kerja. Dan, hasilnya tetap sama. ”Bahkan cenderung menurun,” jelas mantan dosen ekonomi, Universitas Indonesia (UI) itu.

Karena itu, kelebihan tenaga kerja tersebut harus diserap sektor lain. ”Solusinya adalah industrialisasi,” katanya.

Warga NTB menurut Zul, harus berani beranjak dari kondisi saat ini. ”Kita punya banyak produk yang bisa diandalkan,” katanya.

Ekspor menurutnya penting. Dia bangga manggis dan biji kopi NTB diekspor ke China dan Korea Selatan. ”Tapi ke depan, kita ingin mengirim produk yang punya nilai tambah,” kata Zul.

Misalnya, mengirim manggis dan kopi yang telah diolah. ”Bukan lagi sekedar kopi dan manggis,” ujarnya.

Tujuan tersebut baru bisa dicapai bila semua elemen bergerak. Termasuk program lain, seperti zero waste. ”Ini tidak bisa serta merta dilaksanakan, tapi dengan dukungan media, pemda kabupaten/kota pasti bisa,” harapnya.

Kini, program tersebut telah mendapat dukungan pusat dengan program ayo hijaukan NTB. ”Program lain seperti Posyandu juga sama, silakan tanya ke bu wagub,” serunya pada media.

Upacara peringatan HUT NTB ke-61, di Lapangan Bumi Gora, berlangsung meriah. Gubernur Zulkieflimansyah memberikan penghargaan kepada masyarakat dan instansi pemerintah yang membuat inovasi pelayanan.

Sejumlah kerja sama juga diteken, seperti kerja sama prorgam zero waste hingga komitmen dengan investor untuk pengembangan Gili Tangkong.

Selain itu, gubernur didampingi Wakilnya Hj Sitti Rohmi Djalilah meninjau stand pameran program unggulan NTB. Beragam produk pangan, kerajinan hingga tanaman hortikultura ditampilkan.

Usai  upacara, parade defile budaya NTB memeriahkan perayaanHUT NTB. Para pejabat menggunakan pakaian adat. Mereka jalan dari Lapangan Sangkareang menuju Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, parade defile dilakukan untuk memeriahkan HUT NTB ke-61 dan Hari Juang TNI AD ke-74. ”Kami padukan sehingga sinergitas, kekompakan, dan kebersamaan terbangun dengan baik,” ujarnya.

Sementara Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana berharap NTB ke depan samakin terjaga dan berkembang. ”Juga semakin gemilang,” katanya.

Kepolisian mendukung kebijakan dan program pemerintah. Mereka siap memberikan jaminan keamanan. ”Pembangunan akan berjalan baik bila keamanan terjamin,” katanya.

”Kepolisian akan memaksimalkan (peran) untuk memberikan jaminan keamanan di NTB ini,” tambahnya. (ili/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks