alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Mantan Bupati Zaini Akan Diklarifikasi Terkait KSO PT Tripat dan PT Bliss

MATARAM-Pengelolaan aset Pemkab Lombok Barat (Lobar) masih didalami penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB. Klarifikasi dilakukan terhadap sejumlah pihak yang dianggap mengetahui proses penyerahan aset dari Pemkab Lobar ke PT Tripat.

Mantan pejabat dan pejabat aktif Lobar telah memenuhi klarifikasi penyelidik. Begitu juga dengan beberapa direksi dari PT Tripat. Selanjutnya, penyelidik mengagendakan klarifikasi terhadap mantan Bupati Lobar Zaini Arony.

Nama Zaini tak bisa dipisahkan dari kerjasama antara PT Tripat dengan PT Bliss. November 2013, Zaini diketahui menandatangani kerjasama operasional yang membuat PT Bliss memiliki kewenangan untuk mengelola lahan seluas 8,4 hektare milik Pemkab Lobar.

Penandatanganan juga dilakukan Azril Sopandi, yang saat itu menjabat sebagai Direktur PT Tripat. Kemarin (18/3), penyelidik juga diketahui memanggil sejumlah direksi dan mantan direksi dari PT Tripat.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB Ery Ariansyah Harahap mengatakan, pemanggilan terhadap Zaini Arony pasti dilakukan penyelidik. Waktunya disesuaikan dengan timeline penyelidikan.

”Nanti pasti dipanggil,” kata Ery.

Ery sedikit membeberkan peran Zaini dalam kerjasama operasional (KSO) antara PT Tripat dengan PT Bliss. Namun, dia mengaku bahwa informasi tersebut masih terlalu prematur untuk dianggap sebagai kesimpulan.

Karena itu, penyelidik membutuhkan keterangan dari Zaini untuk memperkuat dugaan. ”Itu baru dari cerita-cerita saja (hasil klarifikasi, Red). Nanti kita dalami lagi saat pemeriksaan yang bersangkutan,” ujar dia.

Dalam kasus ini, penyelidik mendapatkan bukti aset seluas 8,4 hektare di Desa Gerimax, Kecamatan Narmada, digadaikan PT Tripat. Proses gadai dengan agunan tanah tersebut, dikuasakan kepada PT Bliss yang mengelola LCC.

Tanah negara yang diagunkan dinyatakan Aspidsus masuk kategori melawan hukum. Dari sejumlah aturan yang penyelidik jadikan rujukan, tidak ada ketentuan untuk memperbolehkan tanah milik negara diagunkan.

Aset tersebut diketahui masuk dalam penyertaan modal Pemkab Lobar kepada PT Tripat. Proses penyerahan aset kepada PT Tripat, melalui mekanisme yang benar. Namun, PT Tripat diduga menyalahgunakan pengelolaan aset ketika dalam penguasaannya.

PT Tripat diketahui memberi kuasa kepada PT Bliss untuk mengagunkan aset. Proses tersebut disertai dengan perjanjian. Salah satu poinnya adalah, jika tidak bisa menebus maka aset bisa berpindah tangan. Nilai agunannya diketahui mencapai Rp 95 miliar.

Agunan sejumlah Rp 95 miliar bernilai hampir empat kali lipat dari perkiraaan harga aset tersebut. Sekda Lobar H Mohammad Taufiq mengatakan, ada dua jenis modal yang diserahkan pemkab ke PT Tripat. Yakni, berupa tanah seluas 8,4 hektare senilai Rp 22,33 miliar dan uang sebesar Rp 1,7 miliar lebih.

”Totalnya kurang dari Rp 25 miliar,” kata Taufiq usai diklarifikasi jaksa, beberapa waktu lalu.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks