alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

PLN Harus Beri Kompensasi Akibat Seringnya Pemadaman

MATARAM-Perusahaan Listrik Negara (PLN) diminta segera menuntaskan masalah listrik di Lombok. General Manager (GM) PLN NTB diminta bertanggungjawab atas pemadaman bergilir yang terjadi saat ini. Bahkan PLN harusnya memberikan kompensasi kepada pelanggan karena seringnya pemadaman.

”Jangan menyebabkan masyarakat rugi,” kata Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda, di ruang kerjanya, kemarin (18/11).

Menurutnya, pelanggan yang telat membayar dikenakan denda. Harusnya ketika terjadi pemadaman bergilir yang berkepanjangan masyarakat pasti mengalami kerugian. PLN harus memberikan kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan. Kerusakan alat elektronik, mesin produksi, hingga usaha yang terganggu akibat pemadaman harus dipertanggungjawabkan.

”Ini akan menjadi perhatian dewan dan kami akan kembali memanggil PLN,” kata politisi Partai Golkar itu.

                Selaku ketua dewan, dia mengaku sangat kecewa karena hampir tiap malam rumahnya mengalami pemadaman bergilir. Bila memang ada situasi yang tidak kunjung normal, PLN harus membicarakan dengan pusat. Kondisi itu terjadi menurutnya karena ketidakmampuan manajemen PLN mengantisipasi pertumbuhan daya yang signifikan. Dia mempertanyakan PLN menerima penambahan daya padahal daya tidak mencukupi. ”Harusnya diperhitungkan,” katanya.

                Dia berharap PLN segera mengambil tindakan untuk mengatasi situasi saat ini. Dewan siap membantu PLN untuk mengatasi berbagai kendala di daerah. Mereka siap mengkomunikasikan masalah di daerah dengan manajemen PLN di pusat. ”Intinya kita minta PLN cepat melakukan pemulihan,” katanya.

Terpisah, Asisten Manajer Komunikasi PLN NTB Rofia Fitri menjelaskan, untuk kompensasi pihaknya akan memproses sesuai aturan yang berlaku. Tetapi secara teknis mereka akan melakukan kajian terlebih dahulu. Pemberian kompensasi harus sesuai ketentuan berlaku. ”Kami lihat dan kaji dulu,” katanya.

Biasanya, kompensasi diberikan kepada pelanggan saat membayar listrik. Bagi pelanggan prabayar biasanya diberikan saat membeli token listrik akan ada tambahan listrik. Bagi pelanggan pascabayar diberikan potongan harga saat pembayaran.

Hingga saat ini PLN terus berupaya memperbaiki kondisi kelistrikan Lombok. Pemeliharaan terus dikebut. Perbaikan PLTU Jeranjang unit I ditargetkan selesai Desember. Sementara unit II sedang dalam perbaikan. Dalam waktu dekat akan dilakukan uji coba.

Kemarin, PLTMGU Lombok Peaker sudah diuji coba. Tetapi pasokan daya belum bisa dilakukan sekaligus. Baru tiga unit yang dihidupkan dengan daya 30 MW, namun masih bertahap masuk ke sistem. ”Pelan-pelan karena tidak bisa dipaksa, seperti mobil baru, tidak bisa dikebut langsung,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks