alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

PRAYA-Empat orang Tim Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis mengunjungi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok. Kunjungan ini dalam rangka menjajaki kerja sama.

”Kerja sama ini akan segera dijajaki tahun ini dan realisasi tahun depan,” jelas Dr Farid Said Wakil Direktur Poltepar Lombok, kepada Lombok Post, disela pertemuan dengan tim Kedubes Prancis, Jumat (17/5).

Farid berharap, kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh Poltekpar Lombok, untuk meningkatkan kualitas mahasiswa.

Dijelaskan, dalam kerja sama kali ini terfokus pada tiga hal yaitu, kerja sama pengiriman tenaga ahli pariwisata dan perhotelan, menyediakan native speaker bahasa Prancis dan membantu menyediakan buku buku pariwisata di perpustakaan Poltekpar Lombok.

Di tempat yang sama, Phillipe Grange Atese Kerjasama Kedubes Prancis merespons positif perkembangan Poltekpar Lombok yang telah banyak membuat terobosan meskipun baru berumur tiga tahun.

”Kami mendukung Poltekpar Lombok dalam berbagai bentuk bantuan pendidikan dan pengajaran,” ujarnya.

Dikatakan, Poltekpar Lombok merupakan perguruan tinggi pariwisata harapan Nasional khususnya Provinsi NTB dalam mencetak tenaga siap kerja yang akan mengisi kebutuhan kawasan Kuta Mandalika.

Amandine Salmon Direktur Utama Alliance Francaise Bali, sebuah yayasan non profit yang bergerak di bidang pertukaran kebudayaan dan pendidikan Prancis, yang juga bagian dari tim Kedubes Prancis mengatakan, pihaknya  sudah banyak membantu perguruan tinggi untuk menempatkan native speaker Berbahasa Prancis.

”Poltekpar Lombok sudah masuk dalam daftar untuk diberikan bantuan dosen bahasa Prancis,” ujarnya.

Kehadiran tim Kedubes Prancis ini disambut oleh mahasiswa dan Genpi Poltekpar Lombok. Oleh tuan rumah tim Kedubes Prancis juga diajak keliling kampus serta mengunjungi laboratorium praktik dapur dan restoran Poltekpar Lombok. (iju/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks