alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

PKS-Golkar Terancam Bubar Di Pilbup Lombok Tengah 2020

MATARAM--Sejarah politik PKS dengan Partai Golkar selalu bersama di Pemilihan Bupati (Pilbup) Lombok Tengah (Loteng). PKS dalam dua kali Pilbup terakhir terbukti selalu setia mengantarkan kandidat yang diusung Golkar.

Kini kemesraan itu sampai di persimpangan. Suhaili figur yang mampu menyatukan PKS dan Golkar tak bisa mencalonkan diri lagi. Dua partai ini terancam pisah jalan.

“Dalam dua pemilu terakhir malah,” kata Politisi PKS TGH Patompo Adnan.

Wakil Ketua DPW PKS NTB ini, sebenarnya berharap kebersamaan Golkar dan PKS bisa berlanjut di Pilbup Loteng 2020. PKS dan Golkar terbukti selalu berhasil menemukan persamaan kepentingan politik. Sekalipun di bawah platform partai yang berbeda.

Tapi jelang Pilbup 2020, nuansa politik dua partai berbeda. Golkar terlihat lebih sibuk mencari kader pengganti Suhaili dan membuat daya tawar tinggi. Daripada membangun komunikasi lagi dengan partai-partai yang selama ini mendampingi Golkar.

“Evaluasi hubungan dengan Golkar ya panas-dingin, panas-dingin,” kisahnya.

Sekalipun dinamika hubungan sangat dinamis, Patompo mengatakan PKS tetap setia mendampingi Golkar. Seharusnya kesetiaan ini sudah sangat menggambarkan PKS dapat jadi mitra yang sangat baik bagi Golkar.

“Tapi memang politik tidak bisa dibaca seperti itu,” cetusnya.

Di satu sisi ia berharap, Golkar di Pilbup Loteng 2020 mau figur-figur PKS. Lalu dengan kebesaran hati mau mendukung figur PKS. Lalu bersama-sama lagi bertarung di Pilbup Loteng 2020.

“Misalnya PKS nomor satu, Golkar nomor dua,” harapnya.

Patompo sendiri belum bisa memprediksi. Seperti apa ending dari perkawanan politik PKS dan Golkar. Tapi bila melihat ego dari masing-masing partai yang ingin mengusung figur sendiri dan membuat tawaran politik tinggi peluang untuk bersama semakin sulit.

“Berharapnya sih bisa gantian, tapi dinamikanya sepertinya sulit mengarah ke sana,” ulasnya.

Terpisah sekretaris DPD I Partai Golkar NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda menyebut Pilbup Loteng 2020 dan arah politiknya, menjadi kewenangan khusus ketua DPD I Partai Golkar NTB HM Suhaili FT. Tapi yang jelas Golkar tetap akan membangun koalisi dengan partai-partai lain.

“Harus koalisi karena tidak mungkin bisa maju sendiri,” kata Isvie.

Peluang koalisi itu pun terbuka pada semua partai. Tidak terkecuali dalam hal ini PKS. Tapi apakah nanti PKS dan Golkar bisa bersatu mengusung satu peket calon seperti yang diharapkan PKS? Dinamika politik masih sangat cair untuk menyimpulkan saat ini.

“Yang jelas kita mau menang,” tegasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks