alexametrics
Jumat, 14 Agustus 2020
Jumat, 14 Agustus 2020

Iswandi Tak Hadiri Pelantikan Sekda Gita

MATARAM-Suka tidak suka, gagalnya Iswandi dilantik menjadi sekda definitif menjadi bola liar. Isu miring soal keretakan di tubuh pemprov menguat. Terlebih Iswandi merupakan refresntasi Nahdlatul Wathan (NW) yang tersisih.

”Miq Gita kan juga orang NW,” klaim Ketua Dewan Penasihat PWNW NTB H Rosiady Sayuti, yang hadir di acara pelantikan Sekda NTB, kemarin.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan punya keterbatasan. Mereka hanya menyampaikan aspirasi melalui rekomendasi. ”Seperti Majelis Adat Sasak kepada pak Gita,” katanya.

NW juga memberikan rekomendasi kepada calon sekda. Warga di Pulau Sumbawa juga memberikan rekomendasi kepada salah satu calon. ”Tapi keputusan itu ada di presiden,” jelasnya.

Duduk persoalan itu harus dipahami semua pihak. ”Sehingga tidak ada istilah kecewa tidak terpilih,” katanya.

Dia yakin warga NW memiliki pemahaman yang sama soal itu. ”Kita terus berusaha, tapi kalau sudah sampai SK-nya, itulah takdir Alllah,” katanya pasrah.

Terpisah, Sekretaris PWNW NTB H Irzani menilai, situasi itu harus diterima dengan lapang dada. ”Inilah yang terbaik menurut ketentuan Allah,” ujarnya.

Menurutnya, Maulanasyeikh, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid selalu mengajarkan berikhtiar semampunya. ”Soal keputusan ada di tangan Allah,” kata mantan dosen UIN Mataram ini.

Sementara itu, usai dilantik, Lalu Gita Ariadi benar-benar mendapat durian runtuh. Dia berpeluang mencicip jabatan gubernur. ”Kalau ada kekosongan, biasanya diangkat Plh Gubernur, mau sehari atau dua hari,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB H Irnadi Kusuma, kemarin (19/12).

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Wakilnya Hj Sitti Rohmi Djalilah umrah dalam waktu hampir bersamaan. Gubernur Zul berangkat ke tanah suci usai melantik Lalu Gita, kemarin. ”Tidak lama, paling cuma lima hari balik,” kata Zul, saat pamit salaman dengan H Lalu Mesir Suryadi, di depan Gedung Sangkareang.

Wagub Hj Sitti Rohmi Djalilah akan berangkat umrah Minggu lusa. Rencananya, dia cuti seminggu lebih. Bila terjadi kekosongan, Sekda Gita akan menjadi pelaksana harian (Plh) gubernur NTB. ”Ini belum bisa dipastikan karena pak gub mungkin akan cepat balik,” kata Irnadi.

Pelantikan H Lalu Gita Ariadi sendiri berlangsung lancar. Hampir semua pejabat hadir memberi ucapan selamat. Kecuali mantan penjabat sekda NTB H Iswandi. ”Beliau minta izin ke saya, kemana gitu, ada acara IPDN,” kata Zulkieflimansyah.

Pelantikan juga dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah. Tidak banyak percakapan wagub dengan sekda baru. Setelah memberikan selamat, Rohmi pun keluar mendahului gubernur.

Dalam pelantikan itu, ketidakhadiran Iswandi menjadi sorotan. Gubernur Zul meminta masalah itu tidak ditafsirkan macam-macam.  ”Nggak (kecewa) jangan di… Kebetulan ada acara di luar saja,” kata Zul, usai pelantikan.

Meski ada riuh di media sosial, dia menjamin birokrasi pemprov tetap kompak. Tidak akan terpengaruh dampak persaingan seleksi sekda. ”Harmonis, dijamin Insya Allah,” katanya.

Zulkieflimansyah mengakui, seleksi sekda di NTB tidak ubahnya pemilihan kepala daerah. ”Kelima calon sekda punya tim sukses masing-masing,” katanya, saat memberikan sambutan dalam pelantikan.

Dinamika proses seleksi sekda menunjukkan warga NTB senang berkompetisi. Masyarakat punya gairah berpolitik. ”Tapi ini sekaligus alarm bagi kita,” imbuhnya.

Menurut Zul, ketika para elite sibuk berdebat soal kontestasi politik, ada hal lebih penting yang dilewatkan. ”Itu menunjukkan para elite tidak membicarakan hal-hal lain yang lebih besar,” katanya.

Dia percaya Sekda Gita punya jiwa pengabdian dan pelayanan yang tinggi. ”Kita ingin semangat pengabdian itu ditularkan ke yang lain,” harapnya.

Dia menekankan, pimpinan OPD bukan jabatan untuk meminta kemewahan pelayanan.”Tapi jadi kepala OPD itu untuk melayani,” imbuhnya.

Menurut Zul terpilihnya Gita Ariadi sebagai sekda merupakan takdir. ”Kalau eselon satu ini pemerintah pusat punya kepentingan,” kata politisi PKS itu.

Semua nama yang disodorkan ke pusat merupakan orang kepercayaan gubernur dan wagub. Tapi proses seleksi sekda ditentukan tim penilai akhir. ”Di sanalah dinilai semua,” jelasnya.

Terkait jabatan Gita sebagai komisaris PT ITDC, akan ditentukan dalam RUPS. ”Saya minta pada ITDC ada direktur yang berasal dari kita (pemprov),” katanya.

Hal itu wajar, sebab NTB akan menghadapi event besar seperti MotoGP. ”Kalau ada satu direksi asal NTB di anak perusahaan (ITDC) saya kira bagus,” katanya.

Harapan ke Miq Gita

Mantan gubernur NTB H Lalu Serinata berharap, sekda NTB yang baru bisa melayani masyarakat dan ASN. ”Dia harus bisa betul-betul ngemong dan melayani semua,” katanya.

Tidak kalah penting soal akuntabilitas pemerintahan. Sebab dia mengatur internal pemerintahan. ”Saya percaya pak Gita akan mampu karena rekam jejaknya saya tahu persis,” katanya.

Dia mengajak semua pihak menerima dan mendukung sekda yang diangkat saat ini. Dia sudah melalui semua proses seleksi sampai usulan ke presiden. ”Ya kita harus terima,” imbuhnya.

Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi mengajak semua pihak menyudahi suasana kontestasi pemilihan sekda. ”Selesai sudah proses kontestasi, selesai sudah politisasi, selesai sudah tahun politik,” katanya.

Dia ingin fokus bekerja menyukseskan pembangunan NTB gemilang. ”Tahun 2023 di era akhir jagatan Zul-Rohmi saya membayangkan sebuah masa keemasan,” katanya.

Di akhir RPJMD, investasi di KEK Mandalika sukses, pembangunan smelter sukses,  investasi bidang lainnya juga sukses. ”Mari kita berpikir besar untuk hal-hal yang sifatnya sosial ekonomi kita,” imbuhnya.

Dia menjamin akan menjadi sekda yang mengayomi semua pihak. H Ridwan Syah dan H Iswandi menurutnya merupakan sahabat baik. ”Pak Iswandi sudah memberikan saya ucapan selamat,” katanya.

Terkait jabatannya di PT ITDC, dia secara tegas menyatakan mundur. Dia mengaku akan mempelajari aturan dan mengambil keputusan terbaik. ”Sehingga saya bisa fokus bekerja pada amanah yang diberikan,” katanya.  (ili/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks