alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Honda Awali 2020 Dengan Edukasi Keselamatan Berkendara

MATARAM – TIM Safety Riding dari Honda Astra Motor Mataram mengawali awal tahun 2020 dengan mengadakan sosialisasi keselamatan berkendara (safety riding) Kali ini sekolah pertama yang dapat edukasi yaitu SMK Negeri 5 Mataram pada Kamis (23/01/20) pagi. Sosialisasi ini ditujukan kepada para pelajar, dimana pada usia siswa SMK sudah mulai banyak dan cukup umur untuk mengendarai sepeda motor. Sosialisasi ini juga merupakan wujud kepedulian Honda kepada para pengendara sepeda motor demi terciptanya masyarakat yang peduli terhadap keselamatan berkendara. Astra Honda Motor sebagai salah satu produsen besar sepeda motor di Indonesia, Honda juga gencar dalam menggelar sosialisasi keselamatan berkendara.
Sosialisasi ini disambut baik oleh kepala SMK Negeri 5 Mataram dan para siswa/siswi yang antusias mengikuti edukasi Safety Riding. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan oleh Sugian selaku instruktur dari tim Safety Riding Honda Astra Motor Mataram terkait perlengkapan berkendara yaitu Helm, Jaket, Sarung tangan, Celana Panjang dan Sepatu. Kemudian menjelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan yang sering terjadi. “Faktor penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya dapat kita kelompokkan menjadi 3 faktor, yaitu berdasarkan faktor manusia, faktor lingkungan dan faktor kendaraan. Bisa karena ketika sedang mengantuk atau tidak mematuhi peraturan lalu lintas ketika mengendarai kendaraan akan menyebabkan kecelakaan, lalu kondisi motor yang kurang baik serta jalanan yang rusak berlubang dan jalan licin akibat hujan.” jelas sugian dihadapan para siswa/siswi dan guru yang hadir.
Kemudian di lanjutkan dengan teknik dasar berkendara dimana dilakukan praktik lapangan yang di pandu oleh Sugian selaku instruktur Safety Riding Honda. Praktik berkendara meliputi penggunaan atribut keselamatan berkendara, pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, bagaimana teknik mengerem yang baik, cara menikung ditikungan yang benar dan menjaga keseimbangan tubuh saat berkendara. “Untuk mengerem yang baik terutama untuk motor model sport, kita tidak boleh menggunakan rem depan saja atau rem belakang saja. Namun ketika ngerem, harus ada kolaborasi antara rem depan dan belakang, 70 % harus menggunakan rem belakang dan 30 % menggunakan rem depan.” ujar Sugian. Selain itu juga team Safety Riding Honda juga mengajak seluruh peserta untuk mencoba langsung cara berkendara yg baik sekaligus melatih ketangkasan berkendara melalui praktik slalom dan papan keseimbangan. Praktik berkendara yang baik dan aman yang diikuti oleh para siswa ini bertujuan untuk melatih ketangkasan juga melatih mental keberanian siswa agar mampu dan berani tampil di depan umum. Para peserta yang terbaik akan memperoleh hadiah menarik dari team Safety Riding Honda Astra Motor Mataram.
Sesi terakhir tim Safety Riding memaparkan kepada para pelajar terkait taglinenya Honda yaitu #Cari_Aman. Cari aman bila dilihat dengan kacamata umum atau mainstream adalah hati2. Sedangkan #Cari_Aman Honda adalah sebuah persepektif baru dalam melihat pentingnya keselamatan berkendara khususnya generasi muda bahwa perlengkapan berkendara tidak hanya dapat melindungi ( helm dan jaket ) tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan style. (glh)
- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks