alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Hutan Uter Iwes Dijarah, Timsus Sita 25 Balok Jati

MATARAM-Tim gabungan dari TNI, Kepolisian, dan KPH Batu Lanteh, Sumbawa, menyita  25 balok kayu, Sabtu (23/2). Puluhan balok kayu siap olah tersebut diduga diambil dari kawasan Perum Perhutani, Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda mengatakan, pengamanan tersebut merupakan buah sinergitas antara Polri TNI dan instansi pemerintah. ”Alhamduillah hasilnya maksimal,” kata Samsul.

Dandim juga mengapresiasi kinerja KPH Batu Lanteh bersama anggota Kodim dan Polres Sumbawa. Menurut dia, kondisi hutan di Pulau Sumbawa sudah sangat memprihatinkan. Banyak hutan gundul akibat penebangan liar.

”Karena itu, dibutuhkan kerja-kerja ekstra untuk mencegah ilegal logging terus terjadi,” jelas dia.

Jika dibiarkan, lanjut Samsul, hutan yang gundul berpotensi menimbulkan bencana. Merugikan masyarakat. Juga pemerintah daerah. ”Langkah paling utama itu perlu kebijakan konkret dari stakeholder, agar hutan kembali hijau,” ujarnya.

 Aparat penegak hukum (APH), sebut Dandim, juga berperan penting untuk mencegah illegal logging. Jika pemerintah daerah pada tataran kebijakan, maka APH harus mampu memberikan hukuman maksimal. Yang tentunya, disesuaikan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hukuman bagi pelaku pembalakan liar, diharapkan bisa memberi efek jera. Pelaku akan berpikir berulangkali apabila hendak mengulangi perbuatannya.

”Masyarakat juga harus aktif. Jangan ragu ketika menemukan kejanggalan di hutan. Tanyakan legalitasnya dan laporkan ke Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun petugas KPH,” tegas Samsul.

Sementara itu, Pasi Intel Kodim 1607/Sumbawa Lettu Chb H Wahyu Amri mengatakan, puluhan balok kayu yang diamankan berjenis Jati. Diambil dari Kawasan Perum Perhutani, Dusun Boak B, Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes.

Penemuan kayu yang diduga ditebang tanpa izin tersebut, setelah petugas melakukan penyisiran di kawasan hutan. ”Kita lihat ada sekitar 40 pohon yang sudah ditebang dan ada 25 balok kayu olahan,” kata dia.

Efran mengatakan, petugas hanya mendapati barang bukti balok kayu. Adapun pemiliknya, tak berada di TKP. ”Pelakunya masih kita kejar. Untuk sekarang, seluruh barang bukti diamankan di KPH Batu Lanteh,” tandas Efran.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks