alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Massa Tagih Kasus Sape dan WALHI

MATARAM-Puluhan mahasiswa yang bergabung dalam BEM NTB Raya melakukan demo di Polda NTB, kemarin (25/2). Massa aksi menyoroti dua peristiwa, yang disebut sebagai masalah HAM, yakni pembubaran demo dengan penembakan di Sape, Bima dan pembakaran rumah aktivis Walhi, di Lombok Tengah (Loteng).

Korlap Ahmad mengatakan, kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi kepada aparat terkait dugaan penembakan saat pembubaran demo di Sape. Mereka juga ingin menanyakan kejelasan perkembangan penanganan pembakaran rumah aktivis Walhi.

”Sudah dua bulan bulan tapi tidak ada kejelasan siapa pelaku (pembakaran),” kata Ahmad.

Mengenai dugaan penembakan di Sape, Ahmad menjelaskan, saat itu masyarakat melakukan protes terkait perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Bima. Demo akhirnya dibubarkan polisi yang berjaga. Saat pembubaran, diduga kuat terjadi penembakan yang dilakukan oknum anggota.

Perbuatan itu dikecam BEM NTB Raya. Mereka menilai uang negara yang dikeluarkan untuk membiayai senjata, akan lebih baik diberikan kepada masyarakat miskin, karena tindakan polisi yang sewenang-wenang.

”Polisi seharusnya menjadi pengayom dan melindungi masyarakat. Bukan malah menembak mereka,” terang dia.

Aksi massa sempat tak mendapat tanggapan pejabat berwenang di Polda NTB. Hingga sekitar pukul 11.00 Wita, Wadirreskrimsus AKBP Eka Wana memutuskan untuk menemui mahasiswa.

”Kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian,” kata Eka Wana kepada massa aksi.

Perwakilan mahasiswa juga sempat ditemui penyidik dari Subdit I Ditreskrimum Polda NTB. Ahmad mengatakan, kepolisian hanya menjelaskan bahwa masalah tersebut sudah ditangani secara maksimal dan sesuai prosedur.

”Kami akan lakukan aksi lagi. Kami minta jawaban dari Kapolda NTB terkait penanganan masalah HAM dalam waktu 2×24 jam,” tegas Ahmad.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks