alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Polres Mataram Gerebek Bandar Sabu di Caksel Baru

MATARAM-Tim Satresnarkoba Polres Mataram mengungkap jaringan bandar besar narkoba jenis sabu di Mataram. Tiga orang diamankan polisi di rumah bandar berinisial WA, di Kelurahan Cakranegara Selatan (Caksel) Baru, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Tiga tersangka pelaku yang tertangkap, Gebur, 47 tahun; Kurna, 27 tahun; dan pelajar berinisial GD, 17 tahun. Mereka diketahui sebagai pekerja yang melayani transaksi jual beli narkoba jenis sabu di rumah milik WA.

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan, rumah yang digerebek jajarannya kerap terpantau melakukan transaksi sabu dalam jumlah yang jukup besar. Upaya penindakan juga telah dilakukan selama tiga tahun terakhir. Tetapi, kerap menemui jalan buntu.

”Selalu terkendala BB (barang bukti, Red). Mereka kalau ada petugas datang, langsung memusnahkan barang bukti,” kata Alam, kemarin (25/3).

Rumah bandar WA didesain serupa benteng pertahanan. Pelaku melengkapi rumahnya dengan tujuh kamera pengawas. Alat itu mampu memantau setiap aktivitas yang berada di luar rumah.

”Alhamdulillah berkat doa masyarakat dan kerja keras anggota, kita berhasil masuk ke dalam rumah,” ujar dia.

Namun, penggerebekan yang dilakukan anggota pada Sabtu (16/3), rupanya diketahui tiga pelaku di dalam. Pelaku Gebur dan Kurna pun berusaha menghilangkan barang bukti. Mereka membakar ratusan poket sabu di wastafel.

”Setelah menerobos masuk, BB juga sudah dibakar. Tapi, ada beberapa yang masih tersisa belum terbakar,” terang dia.

Polisi kemudian menangkap tiga pelaku. Mereka juga mengamankan sisa pembakaran poket sabu di wastafel. Selain itu, ada juga uang dalam berbagai nominal pecahan, dengan total Rp 37.747.000.

Alam mengatakan, tujuh kamera pengawas beserta TV LCD juga diamankan anggotanya. ”Ada dua timbangan elektrik yang juga diperoleh dari rumah tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Mataram AKP Kadek Adi Astawa mengatakan, pelaku yang diamankan merupakan pekerja di rumah tersebut. Mereka melayani setiap pembeli yang datang untuk membeli sabu.

”Dibayarnya per shift, delapan jam sehari. Dibayar Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu,” sebut Kadek.

Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1, Pasal 132 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya mencapai 20 tahun penjara.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks