alexametrics
Senin, 25 Mei 2020
Senin, 25 Mei 2020

Utara-Selatan Menentukan, Ini Saran Pengamat Untuk Pathul-Ferdi

MATARAM-Ferdian Elmansyah kabarnya tengah berupaya dipasangkan dengan kandidat calon bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri. Perjodohan ini pun tak lepas dari upaya memperpanjang dinasti di Lombok Tengah. Hal ini menyusul masa akhir sang ayah HM Suhaili FT tak bisa nyalon lagi.

Namun Ferdi sendiri saat dihubungi Lombok Post menepis kabar itu. “Isu yang berkembang saja itu, masih santai,” kata Ferdi sembari tertawa kecil.

Ferdi belakangan tengah naik daun. beberapa figur kabarnya kepincut meminang sang putra mahkota Yatofa. Namun dari sekian nama yang dikabarkan, nama Febri mengerucut mendampingi Pathul.

Ferdi sendiri tak menampik namanya belakangan jadi buah bibir di kalangan politisi. Nama besar sang ayah, strategi, hingga sukses memimpin dua periode seakan garansi menggandeng Ferdi, berarti jalan lebar menuju kemenangan.

Tapi Ferdi menepis, bila pihaknya sudah ada pembicaraan hingga deal politik dengan tim Pathul. Terkait kepastian ia mendampingi wakil bupati satu periode itu.

“Jadi calon saja belum tahu, apalagi mau berpasangan,” kelitnya.

Saat ini Ferdi memilih mengalir. Mengikuti perkembangan politik selanjutnya. Situasi politik yang masih cair dan dinamis di Lombok Tengah hingga waktu hingga masa pendaftaran yang masih panjang membuat para figur lebih memilih mengamati perkembangan politik. Daripada buru-buru segera membuat pasangan hingga deklarasi maju Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020.

“Gimana jalannya (ikuti saja),” ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Prof Zainal Asikin menilai ragu bila Pathul dan Ferdi berpasangan. Mengusung Ferdi dengan mengendorse nama besar ayahnya, dinilai belum cukup untuk menjamin kemenangan ada ditangan.

“Bodak (Yatofa) itu kan bukan hanya (tentang) Pak Suhaili,” ujar Asikin.

Bahkan sampai saat ini, Asikin melihat Bodak sebagai salah satu poros geopolitik dari sisi wilayah, Lombok Tengah belum memutuskan sikap politik dalam Pilbup 2020.

“Belum ada,” ujarnya.

Analisanya juga tentang figur muda-muda yang ditampilkan Pathul dan Ferdi juga belum tentu laku di wilayah Lombok Tengah yang lain. Mengingat, dimensi politik di sana sangat kompleks.

“Belajarlah dari Lobar, sebab Loteng tak jauh beda dengan Lobar,” sarannya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Covid-19, Seleksi Alam, dan Pentingnya Alat Pelindung Diri

PEMERINTAH memutuskan agar masyarakat harus bisa berkompromi, hidup berdampingan dan berdamai, dengan Covid-19 agar tetap produktif. Suatu keputusan pasti mengandung suatu risiko. Pengambilan keputusan agar...

Pria di Dompu Dibacok Depan Istrinya Usai Salat Subuh

DOMPU-M Ali warga Desa Katua menjadi korban pembacokan usai salat subuh, Sabtu (23/5). Pria 45 tahun ini dibacok di depan istrinya. Korban mengalami dua luka...

Dua Tenaga Medis di Lombok Barat Positif Korona

GIRI MENANG-Dua orang tenaga medis di Lombok Barat (Lobar) terkonfirmasi positif korona. Saat ini, keduanya sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi...

Kisah Tenaga Medis RSUD Selong harus Berlebaran di Ruang Isolasi Sambil Merawat Pasien Korona

SELONG – "Kami lebaran di sini saja. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin.’. Kalimat itu tertulis di dua lembar kertas putih....

Wabah Korona, Kemendagri Optimis Pilkada Serentak Tetap Digelar 9 Desember

JAKARTA--Pemerintah akhirnya menyampaikan sikapnya terkait nasib pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan agar pemungutan suara tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Plt...

Sehari Bertambah 526 Orang, Korona di Indonesia Naik Menjadi 22.271 Kasus

JAKARTA--Terus Meningkat,  pasien positif Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan. Per Minggu (24/5) bertambah 526 kasus baru. Total pasien positif virus Korona di Indonesia...

Paling Sering Dibaca

Dalam Sehari, 10 Bayi dan Balita di Lombok Positif Terjangkit Korona

MATARAM—Jumlah bayi dan balita terjangkit korona di NTB terus bertamah. Jumat (22/5) kemarin sedikitnya lima bayi  dengan rentang usia satu sampai tujuh bulan positif...

Polres Mataram Tembak Komplotan Pembobol Mesin ATM

MATARAM-Jejak pelaku pembobol mesin ATM Wira alias Ceking dan Ibat alias Jarwo terhenti. Mereka diringkus tim opsnal Satreskrim Polresta Mataram, Kamis (21/5).   Mereka tertangkap di...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Malam Lebaran, Korona NTB Naik Jadi 474 Orang, Tidak Ada Tambahan Pasien Sembuh

MATARAM—Kasus positif korona di NTB kembali merangkak naik. Sabtu (23/5) Pemprov NTB mengumumkan 10 kasus positif baru. Hal ini merupakan hasil  pemeriksaan 73 sampel...

Mulai 1 Juni, Masuk ke Malaysia Dikenai Biaya Karantina Rp 7 Juta

JAKARTA--Dampak pandemi Covid-19, Malaysia memberlakukan aturan ketat. Semua orang yang memasuki Malaysia harus menanggung biaya karantina wajib dan menandatangani surat setuju untuk membayar. Tentunya...