alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Rematch Final DBL 2017

MATARAM-Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2019 mulai berlangsung di Sport Hall GOR 17 Desember Mataram, hari ini (26/10). Laga pembuka mempertemukan tim putra SMA Kesuma Mataram (Smakerz) kontra SMAN 1 Narmada (Smanar).

          Laga dua tim ini merupakan rematch final Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2017. Pada laga final tersebut, Smakerz berhasil mengalahkan Smanar. Sekaligus menjadikan gelar juara keempat Smakerz.

          Dalam sejarah kompetisi basket pelajar terbesar di NTB ini, Smakerz tercatat sudah lima kali menjadi jawara. Yakni pada 2013, 2014, 2015, 2017, dan 2018.

          ”Tim sudah siap mempertahankan gelar juara. Sekaligus merebut gelar juara untuk keenam kalinya,” ujar pelatih Smakerz Noor Khairudin.

          Terkait pertandingan awal kontra Smanar, Noor mengaku timnya sudah siap tempur. Sebagai tim yang menjadi unggulan di DBL, Smakerz menilai tim SMAN 1 Narmada merupakan lawan kuat.

          ”Pertandingan besok akan menarik. Karena dua tahun lalu kita pernah bertemu,” katanya.

          Sementara itu, kapten tim Smakerz Ivan Pratama mengatakan, materi pemain yang ada saat ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Lima starting line up merupakan pemain yang memperkuat Smakerz pada DBL 2018.

          Starting  line up Smakerz pada DBL 2019 terdiri dari Ivan Pratama pada posisi shooting guard, Kelvin Saputra sebagai power forward, Rizky Anggari sebagai shooting guard, Riko K Nurak sebagai center, dan Andika Adnan sebagai playmaker.

          ”Kita sudah siap bertanding. Target kita pasti mempertahankan gelar juara,” katanya.

Untuk mempertahankan gelar, mereka sudah mempersiapkan diri sejak beberapa bulan lalu. Persiapan mereka sudah cukup matang. Termasuk latihan fisik. Transisi defense dan offense juga sudah dimatangkan. Yang terpenting, saat ini adalah menjaga kondisi dan semangat.

          Kapten Smanar I Made Dwi Artana mengatakan, timnya siap memberi kejutan di pertandingan perdana DBL 2019. Meskipun susunan tim sudah berubah dari 2017 saat menghadapi Smakerz di final, namun Artana optimis timnya bisa menunjukkan permainan yang bagus.

          Tim inti Smanar saat ini diisi oleh, I Made Dwi Artana sebagai shooting guard, Haris Rahman sebagai point guard, Heru Fendriansyah sebagai power guard, I Gusti Ngurah Arya sebagai forward, dan I Gusti Bagus Nyoman Krisna sebagai center.

Pelatih Smanar Hilman Azizi mengatakan, tim sudah siap menghadapi juara bertahan Smakerz di laga perdana nanti. ”Pemain lama masih ada yang masuk dalam tim dan diharapkan pengalaman mereka bisa menyokong permainan,” harapnya.

Pada 2018 lalu, tim putra dan tim putri Smanar berhasil masuk ke babak semifinal. Meskipun keduanya gagal menuju final. (puj/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks