alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

Puting Beliung Bayangi Warga Loteng

PRAYA-Sejumlah wilayah di Lombok Tengah harus lebih waspada  angin puting beliung. “Sampai merusak rumah-rumah warga di desa kami,” kata Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batunyala, Kecamatan Praya Tengah Muhamad pada Lombok Post, kemarin (25/12).

        Tepatnya, di Dusun Majang. Terdapat tiga rumah, tokoh dan dapur. Rata-rata kerusakan pada atap.

        Musibah itu terjadi pukul 14.30 Wita, Senin (23/12). Hal yang sama menimpa rumah-rumah warga di Desa Pringgarata, Kecamatan Pringgarata dan Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya. Kemudian, Selasa (24/12) pukul 16.00 Wita lagi-lagi angin puting beliung menerjang Loteng. Tepatnya di Desa Pangutan, Kecamatan Batukliang. Satu pohon tumbang hingga mengenai rumah warga.

         “Kami bersama masyarakat bergotong royong,” sambung Danramil Batukliang Kapten Inf. Lalu Mas’ud, terpisah.

        Dandim 1620/Loteng Letkol CZI Prastiwanto menimpali. Dia menyerukan, warga dimana pun berada di Loteng tetap lah waspada cuaca ekstrem. Hujan selalu disertai petir, angin kencang bahkan puting beliung. Untuk itu, utamakan lah keselamatan diri masing-masing. Daripada harta benda.

        Dia menyarankan, pohon-pohon yang dirasa rawan tumbang, sebaiknya dipangkas atau dipotong. Dalam berbagai kesempatan, Bupati HM Suhaili FT langsung turun meninjau. Sekaligus menyerahkan bantuan. “Beliau (HM Suhaili FT) ke Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat Daya,” beber Asisten III Setda Loteng HL Idham Khalid.

        Desa-desa lain yang diterjang puting beliung meliputi Desa Darek, Desa Montong Gamang, Desa Sukarara, Desa Selebung dan Desa Setiling. “Kami berikan bantuan,” cetus Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng H Muhamad.

        Bentuknya selimut, terpal dan sembako. Kemudian, bantuan stimulan dari asbes, genteng, semen, kayu dan paku, batu dan bata. Begitu musibah terjadi petugas BPBD langsung turun. Selain itu, menerima laporan dari pemerintah desa. “Kita berharap dari pihak ketiga ikut membantu,” pungkasnya.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks