alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Lima SLB Tersandung Korupsi, Diduga Selewengkan Dana BOS

MATARAM-Penyelidikan dugaan korupsi dana bos Sekolah Luar Biasa (SLB) telah dimulai Polda NTB. Penyelidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus telah menyusun agenda klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait.

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol Syamsudin Baharuddin mengatakan, langkah penanganan dugaan korupsi tersebut dilakukan usai menerima hasil pemeriksaan Inspektorat NTB.

”Kita akan mulai dengan klarifikasi pihak-pihak terkait,” kata Syamsudin, kemarin.

Laporan penyelewengan dana BOS SLB, mulanya diterima posko Satgas Saber Pungli di Inspektorat NTB. Saat itu, ada 12 laporan dugaan korupsi, salah satunya mengenai dugaan penyimpangan pengelolaan dana BOS untuk sejumlah SLB.

SLB mendapat bantuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tahun 2017. Bantuan yang diberikan untuk dana pendidikan berupa dana BOS, bagi siswa berkebutuhan khusus di sejumlah SLB. Nilainya mencapai Rp 2 juta per siswa.

Terdapat indikasi fiktif dan mark up dalam prosesnya. Dalam laporan yang terima, jumlah siswa ditambah pengelola SLB, sehingga tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Mark up untuk mendapatkan dana BOS, tentu kontradiktif dengan kemudahan yang diberikan pemerintah. Dalam beleid yang dikeluarkan Mendikbud, khusus SLB, meski jumlah siswa hanya terhitung jari, anggaran dana BOS yang dikeluarkan setara dengan 60 siswa.

Disinggung berapa SLB yang diduga menyelewengkan dana BOS, Syamsudin mengaku, tidak ingat detail seluruh laporan yang diberikan Inspektorat. ”Saya kurang ingat, mungkin ada sekitar lima atau enam SLB yang dicurigai. Tapi, itu bukan kesimpulan, nanti dibuktikan dalam penyelidikan,” ujar dia.

Salah satu SLB yang diduga menyelewengkan dana BOS adalah SLB Firdaus di Bima. Kepolisian diketahui telah memanggil pengelola yayasan berinisial F. Hanya saja, yang bersangkutan sempat tidak hadir di panggilan pertama.

Menyikapi itu, penyelidik disebut akan kembali memanggil F untuk kali kedua. Berdasarkan temuan dari Inspektorat, F juga tidak kooperatif memenuhi panggilan ketika masalah ditangani APIP.

”Kalau sampai tiga kali panggil tidak hadir, ya kita jemput (paksa),” tegas Syamsudin.

Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim sebelumnya membenarkan adanya temuan manipulasi dana bos SLB. Jajarannya telah menjalin komunikasi dengan pihak terkait. Termasuk memberi keleluasaan kepada mereka untuk memberi penjelasan.

Ibnu juga menyebut adanya potensi pidana dalam penyelewengan tersebut. Karena itu, pihaknya memilih untuk menyerahkan penanganan kepada Polda NTB. ”Untuk ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme hukum,” kata Ibnu.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks