alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

CEO Dorna Tinjau Pembangunan Sirkuit Mandalika

MATARAM-CEO Dorna Sports SL Carmelo Ezpeleta, meninjau pembangunan sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, kemarin (28/10). Kunjungan penyelenggara MotoGP, event balapan motor paling akbar di dunia tersebut, menebar optimisme kesiapan Lombok menjadi tuan rumah MotoGP tahun 2021.

                Ini adalah kunjungan kedua Carmelo ke Mandalika, dan menjadi kunjungan pertama setelah Dorna mengumumkan Lombok akan menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Dalam kunjungan kemarin, Carmelo didampingi Sporting Direktur Dorna Carlos Ezpeleta.

                Ditemani Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan, Asisten II Pemprov NTB H Ridwansyah, dan Sekretaris Daerah Lombok Tengah HM Nursiah, Carmelo dan Carlos melihat dari dekat progress pembangunan sirkuit Mandalika. Keduanya bahkan menyempatkan diri mengelilingi lokasi sirkuit yang sudah mulai digali dan diuruk. Sirkuit ini direncanakan memiliki panjang 4,31 km dan terdiri dari 17 tikungan.

Kepada wartawan di sela kunjungannya, Carmelo menyampaikan optimismenya bahwa Lombok telah siap menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Dia sangat puas dengan progress pembangunan sirkuit Mandalika.

                “Sirkuit ini akan menjadi ikon MotoGP. Akan menjadi sirkuit jalan raya pertama, dan  terindah di dunia,” katanya.

                Ditegaskannya, bahwa pembangunan sirkuit akan selesai tepat waktu. Sehingga sirkuit akan siap untuk menjadi tuan rumah tes pra musim balapan tahun 2021 yang sebelumnya telah diumumkan Dorna. Tes pra musim tersebut akan dijalani seluruh pembalap Moto GP di Sirkuit Mandalika pada Februari 2021. Sementara penetapan jadwal balap MotoGP Lombok rencananya akan dimumkan Dorna pada Agustus 2020.

Carmelo juga mengungkapkan optimismenya akan keberhasilan MotoGP Lombok. Sebab, Indonesia kata dia, merupakan salah satu negara dengan penggemar MotoGP terbesar di dunia.

Dia memberi contoh. MotoGP Thailand yang digelar di sirkuit Buriram, di tahun pertama penyelenggaraannya, ditonton sedikitnya 150 ribu orang. Sementara di tahun kedua pada 2019 ini, jumlah penonton melonjak hingga lebih dari 220 ribu penonton.

Padahal, lokasi sirkuit Buriram, membutuhkan perjalanan empat jam dari Bangkok, ibu kota Tgailand. Sementara untuk sirkuit Mandalika di Lombok, hanya butuh penerbangan setengah jam saja dari Bali.

Sementara itu, Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer mengungkapkan, kehadiran Carmelo telah memberi optimisme akan kesiapan MotoGP Lombok. “Kehadiran Carmelo Ezpeleta menjadi bukti bahwa sirkuit Mandalika akan selesai tepat waktu,” tandasnya.

Menurut Abdulbar, dalam proses pembangunan sirkuit Mandalika. ITDC tidak akan bekerja sendirian. Karena, pembangunan sirkuit Mandalika sudah menyangkut dan membawa nama pemerintah dan negara. Sehingga, tidak ada keraguan bahwa pembangunan sirkuit Mandalika tidak akan selesai.

“Ini bukan proyek ITDC tapi proyek Indonesia,” tandasnya.

Dalam hal pariwisata dan olahraga, Indonesia pun kata Abdulbar, sudah membuktikan mampu menjadi menyelenggarakan event-event internasional yang mendapat pengakuan dunia. Seperti halnya event Asian Games pada 2018 lalu, yang merupakan olahraga multievent terbesar kedua di dunia setelah olimpiade.

Ditegaskannya, MotoGP memiliki penggemar fanatik yang sangat besar di dunia. Dalam setiap seri balapan, event MotoGP ditonton sedikitnya 430 juta permirsa televisi di seluruh dunia.

“Dorna sangat yakin dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia,” tandas Abdulbar. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks