alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pemprov Harus Terbuka! Pembangunan Kereta Gantung Kurang Sosialisasi

MATARAM-Sampai saat ini rencana pembangunan kereta gantung di Rinjani masih pro kontra. “Ini dampak dari tidak terbukanya informasi dari pemprov, masyarakat harus tahu,” kata Direktur World Wildlife Fund (WWF) NTB Muhammad Ridha Hakim, Kamis (30/1).

Menurutnya, kepala daerah harus memberikan informasi sejelas-jelasnya. Termasuk berbagai tahapan yang belum, akan dan sudah dilakukan atau dipenuhi PT Indonesia Lombok Resort, selaku investor. “Kendala hingga kerugian dari berbagai aspek, harus dibuka, itu hak publik untuk mengetahui,” terangnya.

Ridha mengatakan, di era keterbukaan informasi publik, sesuai Undang-undang Nomor 14 tahun 2008, sudah menjadi kewajiban pemerintah, menyampaikannya secara transparan. “Perlu diingat, masyarakat juga bagian yang tidak terpisahkan sebagai pengambil keputusan dalam konteks persetujuan,” tegasnya.

Keterbukaan informasi tersebut menjadi bahan penilaian masyarakat apa yang sedang di perdebatkan terkait proyek tersebut, berada dalam tahapan yang mana. Gubernur jangan diam dan melakukan pembiaran. “Kehebohan dan keingintahuan masyarakat perlu di jawab,” ujarnya.

Dia juga menyinggung, cara menjawab Gubernur NTB yang banyak dilakukan di media sosial. Padahal, tidak ada yang sulit, jika semua tahapan hingga desain yang sebenarnya, dari pembangunan kereta gantung dibuka ke masyarakat. “Yang diposting, itu contoh dari luar, yang sudah jadi dan tidak tahu proses terbangunnya, jangan disamakan, Rinjani ini jelas beda,” terang Ridha.

Perbedaan itu, bisa dilihat dari betapa sakralnya Rinjani bagi masyarakat Lombok. Ada 118 desa dan empat kabupaten yang berbatasan langsung. “Secara sosial, ekonomi, budaya dan politik, tentu saja harus dipertimbangkan,”  jelasnya.

Ridha mengatakan, tidak ada kata terlambat, bila Glgubernur NTB membuka semua itu. Apalagi Rinjani menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG). Perhatian tidak hanya ditujukan dari masyarakat NTB, namun juga seluruh dunia.

“Kalau tidak, akan banyak asumsi, sampai perdebatan bisa melebar ke mana-mana, ini tidak boleh terjadi, maka gubernur NTB harus bersikap,” tandasnya.

Lebih dari itu, sebelum pembangunan dilakukan, IAGI sempat mengingatkan, harus dilakukan kajian komprehensif seperti feasibility study (FS) dan detail engineering design (DED), serta Amdal. Ini untuk memastikan pembangunan kereta gantung yang ikonik, terjangkau, tidak merusak lingkungan, dan aman di kawasan Rinjani.

Sayangnya, hingga kini belum ada pengajuan izin analisis dampak lingkungan (Amdal) ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB. ”Belum ada, permohonan Amdal saja belum,” kata Kepala Bidang Penataan dan Pengawasan Lingkungan Hidup, Dinas LHK NTB Ahmad Fathoni. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks