alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Perusak Kantor Desa Monta Ditangkap

MATARAM-Polisi dan TNI bergerak cepat meringkus pelaku perusakan kantor Desa Monta, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Dari delapan orang yang diduga sebagai pelaku, empat orang di antaranya berhasil ditangkap.

Empat pelaku yang ditangkap berinisial NA, 30 tahun; WI, 27 tahun; BA, 40 tahun; dan anak berusia 16 tahun dengan inisial  ALY. Kapolres Bima AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengatakan, masih ada empat pelaku lainnya yang diburu jajarannya.

”Empat terduga (pelaku) lainnya masih kita kejar. Kita cari sampai dapat,” tegas Bagus, kemarin (1/1).

Perusakan Kantor Desa Monta terjadi pada Kamis, 27 Desember lalu. Massa mendatangi kantor desa sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka membawa batu, kayu, palu, dan beberapa alat lain yang digunakan untuk merusak kantor.

Peristiwa ini mengakibatkan dinding kantor desa jebol akibat hantaman palu. Inventaris kantor desa lainnya juga rusak akibat amukan massa.

Bagus mengatakan, perusakan kantor desa dilakukan massa saat pembagian gas elpiji kepada warga Desa Monta. ”Jadi saat itu memang lagi banyak warga yang berkumpul. Beberapa pejabat desa juga ada di lokasi,” ujar dia.

Buntut kejadian itu, polisi menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Selain NA, WI, BA, dan ALY, empat orang lain yang belum tertangkap dengan inisial IM, EDU, HA alias Bambang, dan US alias Papa.

Kapolres berharap, empat tersangka lain bisa kooperatif. Menyerahkan diri kepada aparat kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ”Kalau tidak mau kooperatif, ya semuanya akan kita beri tindakan tegas,” imbau Bagus.

Perusakan kantor Desa Monta diduga buntut dari hasil pilkades yang mengecewakan massa pendukung salah satu calon. Mengenai hal tersebut, Bagus mengimbau warga di wilayah hukum polresnya untuk tidak melampiaskan kekecewaan dengan cara melanggar hukum.

”Ada cara-cara yang lebih elegan, bukan dengan merusak. Kalau seperti itu (merusak), ada konsekuensi hukumnya,” tandas dia.(dit/r2)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks