alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Dipecat, Kadus Gugat Kades Murbaya Loteng ke PTUN

MATARAM-Kepala Desa (Kades) Murbaya, Pringgarata, Lombok Tengah (Loteng), Herman Wijaya berupaya tegas membendung penyebaran Covid-19 di desanya. Sampai-sampai, dia memecat kepala dusun (Kadus) Padamara Burhanudin yang dianggap abai menjalankan protokol kesehatan.

Atas pemecatan itu, Burhanudin tak terima. Ia melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Mataram untuk menganulir pemecatan yang dilakukan kades. ”Kita sudah masukkan gugatan ke PTUN dan sudah dilakukan pembacaan gugatan,” kata penasihat hukum Burhanudin,  Lalu Azhabudin, kemarin (1/9).

Menurutnya, tindakan kades dianggap tidak sesuai prosedur dan mekanisme hukum. Hanya gara-gara warga dusun yang tetap melaksanakan salat Jumat di masa pandemic Covid-19, Burhanudin dipecat. ”Korelasinya apa. Klien saya ini sudah memberikan imbauan tetapi masyarakat atas kemauannya sendiri tetap menggelar salat Jumat. Masa harus sampai dipecat,” tanya Azhabudin.

Tak hanya itu, masyarakat Dusun Padamara juga sudah menggelar rapat. Untuk menyikapi surat imbauan. ”Masyarakat sepakat untuk tetap menjalankan salat Jumat. Hasil rapat itu juga sudah disampaikan ke Kades,” ujarnya.

Dia menerangkan, Burhan diangkat sebagai Kadus Padamara, 17 Januari 2017. Dia menerima surat pemberhentian itu 6 Mei lalu.

Dalam surat pemberhentian itu berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Serta aturan turunannya berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2015 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014. “Aturan itu dijadikan sebagai dasar untuk memecat Kadus,” jelasnya.

Sebelumnya, Herman Wijaya sempat memohonkan rekomendasi pemecatan ke Camat Pringgarata. Namun, surat tersebut ditolak. ”Penolakan rekomendasi itu berdasarkan surat nomo 141/151/PRT yang dikeluarkan oleh camat,” kata dia.

Dalam surat balasan tersebut, dianggap tidak memenuhi pasal 17 dan pasal 12 Peraturan Bupati (Perbup) Loteng Nomor 43 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. ”Pemecatan yang dilakukan Kades terhadap Kadus ini menyalahi aturan. Tidak sesuai dengan tupoksinya,” ucapnya.

Terpisah, Kades Murbaya Herman Wijaya menerangkan, dirinya siap menghadapi gugatan tersebut. dia meyakini langkahnya memecat Kadus Padamara sudah sesuai dengan peraturan perundangan. “Kita sudah layangkan SP 1, SP 2, dan SP3 lebih dulu. Yang bersangkutan sampaikan tidak akan mengulangi. Tetapi tetap diulangi,” kata Herman saat dikonfirmasi melalui telepon.

Herman mengungkapkan, persoalan Kadus Padamara itu tidak hanya soal imbauan peniadaan Salat Jumat saja. Tetapi akumulasi dari pelanggaran lain sebelumnya. ”Ada persoalan lain juga yang dilanggar,” ujarnya.

Ketika ditanyakan mengenai persoalan itu, Herman enggan menjelaskan. ”Ada pokoknya beberapa kesepakatan yang dilanggar,” tepisnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks