alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

Alasan Bangun Rumah, Empat Pembalak Liar Diciduk

MATARAM-Tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup (LHK) NTB dan polisi menangkap empat orang terduga pembalak liar. Pelaku melakukan penebangan kayu dengan dalih untuk membangun rumah pascagempa.

Empat pelaku yang diciduk  petugas berinisial SU alias Antok; MA; JH; dan IBR. Antok merupakan residivis dalam kasus tindak pidana kehutanan, sementara IBR mengaku sebagai mahasiswa. Penangkapan keempatnya dilakukan akhir November 2018.

Penyidik PNS (PPNS) Dinas LHK Astan Wirya mengatakan, keempat pelaku tertangkap tangan di kawasan Hutan Monggal, Lombok Utara (Lotara). Mereka beraksi secara berkelompok dengan menggunakan gergaji mesin.

”Yang tertangkap awalnya itu satu orang. Pas kita gerebek, operator sudah kabur, meninggalkan IBR yang tertidur,” kata Astan.

Pelaku yang kabur sempat meminta perlindungan kepada warga. Mereka berdalih dikejar rampok. Padahal, rampok yang dimaksud adalah tim gabungan yang tengah melakukan upaya penindakan pembalakan liar.

”Sempat ada perlawanan. Tapi, kita diback up petugas kepolisian juga. Dengan bukti-bukti yang ada, sisa pelaku berhasil diamankan,” ucap dia.

Hasil interogasi, kata Astan, pelaku berdalih menebang kayu untuk membangun rumah mereka yang rusak karena gempa. Tetapi, pengakuan pelaku tidak begitu saja diamini tim gabungan. Apalagi melihat rekam jejak Antok, salah satu pelaku, yang sebelumnya terlibat tindak pidana kehutanan.

Astan mengatakan, meski benar penebangan pohon dilakukan untuk membangun rumah, hal tersebut tetap tidak diperbolehkan. Alasan bencana tidak bisa melegalkan aksi ilegal logging yang dilakukan masyarakat.

”Tidak bisa. Apalagi ini masuk kawasan hutan. Kalau kita biarkan, semua masyarakat nanti ikut-ikutan,” tegas Astan.

PPNS Dinas LHK menjerat pelaku dengan Pasal 82 ayat 1 huruf b Jo Pasal 12 huruf c Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1.

”Sekarang masih pemberkasan untuk segera kita limpahkan ke JPU,” pungkas dia.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Jumlah Pasien Korona NTB dalam Kondisi Kritis Melonjak Drastis

Semakin banyak pasien Covid-19 masuk ke RSUD NTB dalam kondisi parah. ”Pasien datang sudah dalam keadaan gagal napas,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat khusus Covid-19, Rabu  (29/7).

VIDEO : Pilkada Serentak NTB, Empat Bapaslon Terima SK Berkarya

Ribut-ribut internal partai Berkarya hingga rumor dualisme, berpotensi berimbas ke SK Berkarya untuk Bakal Pasangan Calonb (Bapaslon) Kepala Daerah.
Enable Notifications.    Ok No thanks