alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Rekrut Anak di Bawah Umur, “Mami PS Senggigi” Diborgol Polisi

GIRI MENANG-Polres Lombok Barat (Lobar) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penjualan orang di wilayah Senggigi. Tiga orang terduga pelaku penjualan orang diringkus karena memperjualbelikan anak di bawah umur menjadi partner song.

“Dari tiga orang yang dipekerjakan, ada dua yang masih di bawah umur,” jelas Kasatreskrim Polres Lobar AKP Dhaffid Siddiq, kemarin (2/3).

Terduga pelaku penjualan anak diduga adalah S (inisial, Red). Perempuan ini diketahui merupakan warga asal Jawa Timur. Ia diketahui bekerja menjadi “Mami” para partner song (PS) di tempat karaoke di Senggigi.

Saat melakukan aksinya, ia dibantu dua asistennya yang juga bekerja di salah satu kafe di Senggigi. Dua asistennya tersebut merupakan pasangan suami istri warga Cianjur Jawa Barat. Merekalah yang menawarkan pekerjaan kepada tiga warga Cianjur dengan dua diantaranya masih di bawah umur.

“Pelaku menawarkan kepada para korban untuk bekerja di restoran. Tetapi setibanya di Lombok, mereka dipekerjakan sebagai partner song,” beber Dhaffid, sapaannya.

Korban disekap di salah satu tempat penampungan. Saat itulah, kedua korban berusaha melarikan diri sehingga bertemu dengan salah satu satpam yang bekerja di wilayah Senggigi.

“Satpam tersebut yang mengantar mereka ke Polsek Senggigi. Sehingga kami melakukan pengembangan,” jelasnya.

Hasil pengembangan pihak kepolisian, tidak hanya upaya perdagang orang yang dilakukan tiga tersangka. Para pelaku juga nekat memalsukan dokumen kependudukan dengan mengubah usia korban pada KTP-nya.

Pengungkapan kasus dugaan penjualan orang ini pun mendapat atensi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB. Ketua LPA NTB Joko Jumadi membeberkan, ini bukan kali pertama anak di bawah umur dipekerjakan di tempat hiburan Senggigi.

“Dulunya ada kasus PS (Partner Song) yang menggunakan narkoba. Setelah diidentifikasi ternyata dia masih anak-anak. Dokumen KTP-nya dipalsukan,” bebernya.

Dari dokumen KTP, usia korban tertera 21 tahun. Namun ketika diminta akta kelahiran atau ijazahnya, usianya ternyata 15 tahun.

Pihak terkait kesulitan membedakan secara fisik usia para partner song. Khususnya yang berusia 15-18 dengan mereka yang berusia 21 tahun. “Sehingga harapan kami pihak Polres Lobar bisa menghukum seberat-beratnya pelaku perdagangan anak yang memperkerjakan anak di bawah umur,” harap Joko, sapaannya.

Dengan kejadian ini, Polres Lobar memberi ancaman terhadap para pemilik tempat hiburan. Agar tidak mempekerjakan anak di bawah umur. “Kami akan tindak tegas,” ancam Kasatreskrim.

Kini para pelaku terancam hukuman kurungan penjara terkait TPPO anak di bawah umur paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun. “Sementara korban sudah kami amankan,” tandas Dhaffid. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Jurang Jaler, Juaranya Lingkungan Bersih dan Asri

Desa Jurang Jaler, meraih juara satu Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Desa ini memang kaya inovasi. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks