alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Tetapkan Tiga Tersangka, Polisi Buru Provokator Perusak Kampus UIN Mataram

MATARAM-Polisi sudah menetapkan tiga tersangka perusak kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Mereka masih terus mengembangkan ke tersangka lain. ”Kita masih buru provokatornya,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Joko Tamtomo, Jumat (3/4).

Penyidik telah menyita beberapa barang bukti. Salah satunya, handphone para tersangka. ”Melalui handphone itu kita telusuri siapa orang yang pertama kali mengajak mereka,” ujarnya.

Penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut. Semua orang yang terlibat dalam perusakan harus ditangkap. ”Pasti kita tangkap,” ujarnya.

Joko merahasiakan nama terduga provokator dalam  perusakan kampus UIN. ”Nanti saja kita ekspose saat ditangkap,” kata dia.

Sejauh ini, penyidik sudah memeriksa sebanyak 16 orang. Baik dari pihak kampus, maupun orang yang berada di lokasi langsung.

Joko menerangkan, ada empat saksi yang sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun, mereka sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan itu. ”Makanya kita panggil secara paksa mereka agar kasus ini terang benderang,” ungkapnya.

Joko tidak mau mengekspose lebih dalam mengenai kasus tersebut. Karena, diperkirakan bukan hanya tiga orang tersangka itu yang melakukan perusakan. ”Ini lebih dari tiga tersangka. Makanya sabar dulu semua akan kita usut,” kata dia.

Dari keterangan saksi dan video CCTV, orang yang masuk ke kampus UIN pada saat perusakan tersebut lebih dari 25 orang. Namun, perlu didalami apakah semuanya melakukan perusakan atau tidak. ”Perlu dibuktikan dulu perannya,” ujarnya.

Terkait provokatornya nanti dijerat pasal 160 KUHP terkait dengan penghasutan. Sedangkan tiga tersangka yang sudah ditetapkan dijerat dengan pasal 170 KUHP. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks