alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

Inaq Kalsum Masih Tutup Pintu Maaf untuk Mahsun

MATARAM-Tindakan Mahsun yang melaporkan ibu kandungnya, Kalsum atas dugaan penggelapan sepeda motor ke polisi, berbuntut panjang. Setelah, laporannya ditolak Polres Lombok Tengah (Loteng) kini persoalannya bergulir ke Polda NTB.

Sekarang, giliran Inaq Kalsum yang melaporkan Mahsun. Dugaannya, atas penyebar berita bohong melalui media sosial dan dugaan penggelapan harta warisan. ”Hari ini, kita dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Anton Hariawan usai mendampingi Ibu Kalsum saat pemeriksaan di ruang subdit V bidang Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB, Jumat (3/7).

Substansi pemeriksaannya mengenai dugaan penyebaran berita bohong atas pernyataan Mahsun di media sosial.

”Anaknya ini (Mahsun,Red) telah menuduh ibunya (Kalsum) melakukan penggelapan sepeda motor. Padahal, unsur penggelapannya tidak benar. Karena, sepeda motor itu tak berpindah tangan atau dijual,” ungkapnya.

Anton mengatakan, ini masih dalam permulaan. Nanti, pihak terlapor juga bakal dipanggil. ”Ini masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Tak hanya dugaan penyebaran berita bohong saja yang dilaporkan. Melainkan juga penggelapan pembagian harta warisan kita laporkan ke Ditreskrimum Polda NTB. ”Ibu Kalsum belum dimintai keterangan kalau laporan terkait pidana umum yang kita layangkan ke Polda NTB,” bebernya.

Sementara itu Ibu Kalsum mengatakan, dirinya tidak ingin menyelesaikan kasus itu dengan mediasi. Karena pihaknya sudah terlalu sabar atas perlakuan Mahsun. ”Wah lelah lalok ke (saya sudah terlalu lelah dengan perlakuan Mahsun),” kata Inaq Kalsum.

Silak bae lanjutan kasus niki. (Silahkan dilanjutan kasus ini),” tegasnya.

Sebelumnya, Mahsun sudah meminta maaf ke ibunya melalui media. Namun, Ibu Kalsum enggan memberikan maaf. ”Ndek ke jak maafan. Wah lelahke sabar. (Tidak akan saya maafkan. Sudah habis kesabaran saya),” ungkapnya.

Dia berharap, dengan berlanjutnya kasus ini, Mahsun bisa lebih sadar. Jangan hanya sadar diucapannya saja.

Kasubdit V bidang Cyber Crime Kompol Yusuf Tauziri mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan Ibu Kalsum. Langsung melakukan pemeriksaan. ”Kita menindaklanjuti dengan cepat laporan Ibu Mahsun,” kata Yusuf.

Rencana tindak lanjutnya, bukti-buktinya itu ada di postingan media online. Pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan pihak Dewan Pers. ”Kami akan juga memintakan keterangan ahli terkait postingan itu. Dari situlah kita telusuri mengenai kaidah jurnalistik,” ujarnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Jumlah Pasien Korona NTB dalam Kondisi Kritis Melonjak Drastis

Semakin banyak pasien Covid-19 masuk ke RSUD NTB dalam kondisi parah. ”Pasien datang sudah dalam keadaan gagal napas,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat khusus Covid-19, Rabu  (29/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks