alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Polda NTB Lacak Transaksi Penyelundup 3,3 Kilo Sabu, Masih Muda Harta Miliaran

MATARAM-Tim gabungan Polresta Mataram dan Polda NTB berhasil mengungkap pengiriman sabu seberat 3,3 kilogram. Empat orang diamankan berinisial SR, DDP, ZU, dan seorang perempuan SU.

Dari pengungkapan tersebut, penyidik baru menetapkan satu orang tersangka. Yakni, SR selaku pengirim barang. Sementara ketiga orang yang turut ditangkap masih berstatus sebagai saksi.

Setelah mengungkap pengiriman sabu seberat 3,3 kilogram, Polresta Mataram masih memiliki tugas berat. Yakni menelusuri tindak pidana pencucian uang (TPPU). ”Itu tugas penyidik selanjutnya. Harus telusuri TPPU-nya juga,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal.

Tak hanya itu, siapapun jaringannya harus ditindak tegas. ”Semua harus ditelusuri. Jaringannya maupun TPPU-nya,” tegasnya.

”Semua harus dibabat habis sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tegas Iqbal.

Kapolda juga mengapresiasi anggota yang mengungkap kasus tersebut. Polresta Mataram dan Polda NTB harus terus mengungkap dan menekan peredaran gelap narkoba. ”Saya apresiasi kepada seluruh anggota. Polresta dan Polda NTB yang begini kerjanya. Jangan yang ons-onsnan. Yang kilo-kilo ngunkapnya,” kritiknya.

Dirnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra R mengatakan, tim masih bekerja menelusuri harta kekayaannya. Saat penggeledahan rumah milik tersangka SR, tim sudah menyita seluruh isinya. ”Kita sita itu ada empat sepeda motor. Satu surat pembelian rumah, dan tujuh kartu ATM beserta buku tabungannya, dan banyak lagi yang kita sita,” kata Helmi

Dugaannya, rumah beserta isinya dapat dibeli setelah menjalankan bisnis narkoba. ”Kita masih telusuri TPPU-nya,” ujarnya.

Untuk menindaklanjuti transaksi keuangannya,pihaknya akan melibatkan lembaga keuangan dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). ”Tunggu saja. Karena tim kami masih bekerja,” ucapnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka. Dia sudah beberapa kali menerima pengiriman barang dari jaringnnya di provinsi lain. Mulai dari beratnya dari ons hingga hitungan kilogram. ”Yang pasti, orang ini sudah lebih dari 3,3 kilogram yang sudah diterimanya dan diedarkan di NTB,” ucapnya.

Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson mengatakan, penelusuran TPPU-nya masih berjalan. Pihaknya berkoordinasi dengan penyidik Polda NTB. ”Kita masih telusuri,” kata Elyas.

Penelusuran TPPU itu berawal dari harta kekayaan yang dimiliki. SR yang masih berusia 25 tahun sudah memiliki rumah mewah dan empat sepeda motor. “Rumah itu dibelinya cash harganya sekitar Rp 600 jutaan,” bebernya.

Belum dihitung dengan isi rumahnya yang memiliki banyak barang mewah. ”Lihat saja springbed-nya, harganya itu bisa mencapai Rp 18 jutaan. Belum terhitung sofa, TV, dan barang-barang lainnya,” jelasnya.

Secara logika SR hanya seorang pelayan di sebuah toko pakaian dengan upah Rp 1,5 juta perbulan. Polisi memandang kekayaan yang dimilik saat ini tak sebanding dengan pekerjaan yang dijalani.  ”Kalau ditaksir SR sudah memiliki kekayaan hingga miliaran rupiah,” ujarnya.

Elyas mengatakan, SR mulai menjalankan bisnis narkoba sejak Juli 2019. Berawal dari penerimaan barang haram dalam jumlah kecil. ”Awalnya menerima barang dengan beratan ons,” bebernya.

Sukses  dengan pengiriman narkoba pertama ia melanjutkan aksinya. ”Mulai dari berat ons hingga kilogram,” kata Elyas.

Pintarnya, SR tidak menggunakan sabu. Buktinya, saat tes urine dia negatif. ”Tersangka ini hanya menjual saja,” bebernya.

Untuk mengetahui barang yang diterimanya itu asli atau palsu, SR meminta kakaknya berinisial DDP untuk menggunakan barang itu. “Dari hasil tes urine, memang hanya DDP saja yang positif menggunakan sabu,” ujarnya.

Jika SR hanya sebaagai pengedar dan penerima barang, lalu siapa pemodalnya?. Elyas tak mau mengungkap hal itu. ”Ini masih pengembangan. Nanti kalau ada perkembangan akan kita sampaikan,” ucapnya.

Saat ini, keempat orang yang diamankan masih diperiksa penyidik. Langkah itu untuk mempercepat proses penanganannya. ”Masih diperiksa kok,” kata dia.

Diketahui, terungkapnnya kasus itu pada Senin  (29/6) lalu. Berawal dari laporan masyarakat. SR ditangkap di Jalan Amir Hamzah, Karang Sukun, Mataram.

SR yang membawa barang itu sudah dipantau di salah satu mall di Kota Mataram. Namun, SR cukup lihai dan berhati-hati untuk menyerahkan barang langsung ke pemiliknya.

Untuk menghindari petugas, SR masuk ke dalam gang. Tetapi, masih tetap dalam pantauan tim.

Tepatnya di jalan Amir Hamzah, Karang Sukun Mataram, pelaku menemukan jalan buntu. Dia tidak bisa melewati jalan tersebut karena ditutup portal.

Lalu SR mencoba untuk melewati portal jalan itu dengan memiringkan sepeda motornya. Namun, diketahui warga. Dan sempat ditanya masyarakat terkait barang yang dibawanya.

Tak ingin lepas, tim yang sudah memonitor langsung membekuk pelaku. Ternyata, dugaan tim Satnarkoba Polresta Mataram benar. SR membawa sabu paketan besar. Yang setelah kita timbang beratnya 3,3 kilogram,” bebernya.(arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks