alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Permen Cokelat Berisi Sabu Diselundupkan ke Dompu

MATARAM-Kedok pengiriman sabu yang dilakukan YM, 48 tahun terbongkar Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB. Modus ibu rumah tangga asal Kota Baru, Dompu itu memanfaatkan permen coklat.

”Jadi, sabu dimasukkan ke dalam permen coklat,” kata Kepala BNN NTB Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra, Selasa (4/8).

YM sendiri yang mengemas pengiriman sabu itu dari Batam.  Permen coklat berisi sabu itu dikemas rapi agar tidak ada yang mencurigai. ”Sabu itu dialamatkan ke rumah rekannya berinsial BE,” jelasnya.

Setelah dikemas, paket permen coklat berisi sabu dikirim dari Batam ke NTB menggunakan jasa pengiriman barang. Di hari yang bersamaan, YM juga datang ke NTB.  ”Dia terbang dari Batam ke NTB menggunakan pesawat. Sedangkan, paket permen berisi narkoba itu dikirim melalui jalur darat,” jelasnya.

Paket tersebut tiba di NTB Senin (27/7) lalu. Sedangkan YM tiba di NTB sebelum paket tersebut tiba.

Selanjutnya, YM meminta bantuan BE, 52 tahun warga Pagesangan untuk mengambil paket tersebut. ”Saat dua ibu rumah tangga (BE dan ER) mengambil paketan berisi sabu di kantor jasa pengiriman barang itu kita tangkap,” jelasnya.

Dari hasil penggeledahan ditemukan 35 bungkus permen coklat berisi sabu. Masing-masing memiliki berat empat hingga lima gram. ”Total beratnya 239,89 gram,” bebernya.

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan. Dari hasil interogasi, BE mengaku dimintai tolong YM mengambil paket. ”Tim mencoba menangkap YM,” ungkapnya.

Tim mencoba menangkap YM dengan teknik penyidikan control delivery. BE diminta menghubungi YM agar mengambil paket miliknya. ”Tetapi YM tak juga datang,” bebernya.

Keesokan harinya, Selasa (28/7), tim mendapatkan informasi. YM sedang menginap di salah satu hotel di wilayah Cakranegara. ”Di hotel itu kita tangkap YM,” jelasnya.

Dari hasil interogasi, sebelum tertangkap ternyata YM sudah mengirim paket sabu ke Dompu. Paket tersebut dibawa ibu rumah tangga berinisial ER, 47 tahun asal Kekalik Kota Mataram. ”ER mengirim sabu menggunakan bus antar kota,” ujarnya.

Tak ingin kecolongan, tim BNN NTB pun mengejar bus yang ditumpangi ER. Dari informasi yang didapatkan, bus yang ditumpangi ER baru sampi di wilayah Lombok Timur. ”Tim pun langsung berangkat,” ujarnya.

Sekitar pukul 11.30 Wita, tim berhasil menghentikan bus tersebut di jalan raya menuju pelabuhan Kayangan. Tim pun langsung melakukan penggeledahan bagasi bus. ”Saat dilakukan penggeledahan langsung disaksikan sopir bus,” bebernya.

Dari hasil penggeledahan itu, ditemukan tiga paket  sabu. ”Berat brutonya 250 gram,” ungkapnya.

Sabu tersebut dijual seharga Rp 1,8 juta per-gramnya. Total harga sabu milik YM senilai Rp 900 juta. ”Pengungkapan kasus ini mencegah penyalahgunaan narkoba sekurangnya 6.000 orang penyalahguna,” bebernya.

Kabid Pemberantasan BNN NTB AKBP Denny Priadi menambahkan, YM sebelumnya menjalankan bisnis salon di Batam. Namun, suaminya kena kasus narkoba.  ”Suaminya divonis 10 tahun penjara,” ujarnya.

Setelah suaminya masuk penjara, YM pun berniat ingin pulang kampung. Tak ingin membawa tangan kosong, ia pun berupaya meneruskan bisnis haram suaminya dengan menjual sabu di wilayah Dompu. ”YM pun memanfaatkan jaringan narkoba suaminya untuk mendapatkan sabu dan mengirimnya ke NTB,” bebernya.

Dari perbuatannya, YM dan dua ibu rumah tangga, BE dan ER yang menjadi kurir dijerat pasal 114 ayat (2) atau psal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman penjara seumur hidup. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks