alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Pilkada Serentak, Polda NTB Awasi Kampanye Hitam Melalui Medsos

MATARAM-Sebentar lagi kampanye Pilkada serentak dibuka. Tim cyber Polda NTB ancang-ancang mengawasi kampanye hitam atau black campaign. ”Kita awasi black campaign dalam ajang Pilkada Serentak untuk antisipasi agar kondusivitas tetap terjaga,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, kemarin (4/9).

Teknisnya, tim bakal berkoordinasi dengan tim penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) NTB. Gakkumdu itu diisi badan pengawas pemilu (Bawaslu) dan kepolisian. ”Nanti apa yang menjadi temuan tim cyber akan dianalisa bersama dengan tim Gakkumdu,” ujarnya.

Tim cyber fokus mengawasi kegiatan kampanye melalui dunia maya. Nantinya, akan diklasifikasi jenis kampanyenya.

”Apakah masuk jenis kampanye positif, kampanye negatif, dan black campaign,” jelasnya.

Untuk kampanye positif, berkaitan dengan penyampaian visi dan misi. Kampanye negatif, lebih kepada mengumbar kelemahan calon kepala daerah dengan menunjukkan fakta.

”Saling menjelekkan itu bisa membuat situasi pendukung massa calon lain bisa bentrok dengan calon lain. Itu yang kita antisipasi,” kata dia.

Sedangkan untuk kampanye hitam, lebih menjurus ke arah fitnah. Apa yang disebarkan di media sosial tanpa bukti atau hoaks. ”Itu bisa mengarah ke persoalan pidana,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya tidak bisa langsung menggiringnya ke ranah pidana. Melainkan apa yang menjadi temuannya, akan dikoordinasikan dengan tim Gakkumdu NTB. “Jadi pengawasannya kita lakukan bersama-sama,” kata Artanto.

Menurutnya, pengawasan tim cyber Polda NTB harus lebih ekstra. Karena, kampanye di masa pandemi lebih banyak dilakukan melalui media sosial. ”Saya ingatkan kepada para pendukung, tim sukses, dan lainnya untuk lebih bijak menggunakan kampanye melalui media sosial,” ucapnya.

Berkampanyelah melalui media sosial dengan sehat. Jangan berkampanye yang memojokkan calon lain. ”Keluarkan inovasi untuk menarik minat masyarakat untuk memilih,” ujarnya.

Dia meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas di masa Pilkada Serentak. ”Mari kita jaga bersama daerah kita agar tetap kondusif dan aman,” imbaunya.  (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks