alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Digerebek Polisi, Istri Pak RT di Sumbawa Terungkap Jualan Narkoba

MATARAM-Tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB menyisir semua daerah di Pulau Sumbawa. Sabtu malam (3/10), seorang terduga pengedar sabu berinisial SAJ alias Tiara diringkus di Sumbawa. Istri ketua RT itu ditangkap di rumahnya, Jalan Palapa Pungka Samapuin.

”Perempuan ini sudah lama mengedarkan sabu,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (4/10).

Tiara ditangkap saat sedang asyik duduk di ruang tengah rumahnya sekitar pukul 19.30 Wita. Dia tidak melawan.

Sebelum dilakukan penggeledahan, polisi memanggil dua petugas lingkungan setempat. Mereka diminta sebagai saksi dalam proses penggeledahan. ”Saat kita menggeledah badan, kita tidak temukan barang bukti,” jelasnya.

Selanjutnya, polisi menggeledah rumah Tiara. Di ruang tengah tak ditemukan barang bukti. ”Kita menemukan barang bukti di kamarnya,” ujar Helmi

Di dalam kamarnya, narkoba jenis sabu ditemukan di dalam koper. ”Beratnya 55 gram,” sebutnya.

Koper itu  juga berisi sejumlah perhiasan emas. Di antaranya 13 cincin, delapan pasang anting, lima gelang, tiga liontin, dan 10 gram  emas batangan merek Antam. ”Perhiasan itu kita sita. Karena diduga itu hasil penjualan narkoba,” terangnya.

Selain itu, polisi juga menemukan alat press klip plastik. Biasanya, alat tersebut kerap digunakan para pengedar untuk membungkus sabu. ”Dari bukti itu saja, terindikasi kuat kalau memang ibu ini pengedar,” bebernya.

Beberapa kendaraan di rumah Tiara juga disita. Diantaranya mobil Honda CRV, sepeda motor Honda PCX dan Kawasaki KLX. ”Kita juga sita dua sertifikat tanah. Semua itu diduga dibeli dari hasil jual narkoba,” kata Helmi.

Dikatakan, dari harta yang dimiliki, Tiara tidak mungkin memiliki harta sebanyak itu. Apalagi dia tidak memiliki pekerjaan tetap. ”Kita arahkan juga kasusnya ke TPPU (tindak pidana pencucian uang),” tegas Helmi.

Sejauh ini, polisi masih melakukan pengembangan dari siapa Tiara mengambil barang. ”Kami belum bisa bocorkan dari mana dia mendapatkan barang,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 dan pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.  (arl/r1)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks