alexametrics
Rabu, 30 November 2022
Rabu, 30 November 2022

Kejati NTB Lanjutkan Pemeriksaan Petani Penerima KUR BNI

MATARAM-Pemeriksaan saksi dari para petani terkait dugaan korupsi dana kredit usaha rakyat (KUR) BNI belum tuntas. “Yang kami periksa kemarin itu belum sepenuhnya. Makanya kami akan agendakan ulang (pemeriksaan petani),” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB Sungarpin, Selasa (4/10).

Pemeriksaan petani nantinya akan dikoordinasikan langsung dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB. Tujuannya langsung melakukan audit kerugian negara. ”Supaya penanganan kasus ini bisa lebih cepat,” kata dia.

Menurut Sungarpin, untuk menentukan kerugian negaranya perlu actual loss. Supaya bisa dipertanggungjawabkan dan memberikan kepastian hukum. ”Harus satu-satu kami dalami. Artinya, kami tidak mau hasil (perhitungan kerugian negara) dari kira-kira.  Hukum kan tidak bisa seperti itu. Harus ada kepastian,” ujarnya.

Baca Juga :  Kajati NTB Sebut Dua Calon Tersangka KUR BNI Berinisial IN dan AM

Terkait materi pemeriksaan yang perlu didalami dari para petani, Sungarpin enggan menyampaikannya ke media. Alasannya masih proses penyidikan. ”Tunggu saja hasilnya. Yang pasti kasus ini menjadi atensi untuk bisa diselesaikan,” kata dia.

Dalam kasus tersebut penyidik telah menetapkan dua tersangka. Yakni mantan kepala BNI Cabang Mataram berinisial AM dan bendahara HKTI NTB berinisial IR. Namun sampai saat ini kedua tersangka belum ditahan. Penyidik juga belum memeriksanya setelah ditetapkan sebagai tersangka. ”Kalau pemeriksaan (tersangka) belum saya dapat laporan. Coba tanya Kasi Penkum. Kan saya baru pulang, empat hari kemarin ada di luar,” kelitnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks
/