alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Faisal Pasrah Divonis Lima Tahun Penjara

MATARAM-Terdakwa Muhammad Faisal, terbukti melakukan korupsi. Perbuatan tersebut membuat Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mataram menjatuhkan vonis selama lima tahun penjara, kemarin (5/3).

Putusan penjara terhadap Faisal, serupa dengan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU). Jika JPU menilai terdakwa bersalah dalam dakwaan subsider, hakim menjatuhkan putusan berdasarkan dakwaan primer.

”Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama lima tahun,” kata Ketua Majelis Hakim AA Rajendra membaca amar putusan, kemarin (5/3).

Hakim memutuskan Faisal harus mengganti uang hasil korupsinya. Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa diharuskan membayar uang pengganti kerugian negara sekitar Rp 1,54 miliar.

”Harta benda terdakwa akan disita dan dilelang untuk menutup uang kerugian negara. Jika hasil lelang tidak mencukupi, hukuman pidana penjara kepada terdakwa ditambah dua tahun,” ujar dia.

Untuk mengganti uang kerugian negara, Faisal diketahui telah menyerahkan satu sertifikat tanah di Kelurahan Bada, Dompu. Nilai tanah ditaksir mencapai Rp 300 juta.

Rajendra mengatakan, kerugian negara timbul atas penyimpangan kredit yang dilakukan terdakwa. Penyimpangan dilakukan Faisal secara berlanjut, dengan rentang waktu 2013 hingga 2015.

Di persidangan, ada tiga perhitungan yang muncul terkait jumlah nasabah kredit dan nominal kerugian yang ditimbulkan. Yakni, audit dari BPKP NTB, pemeriksaan SPI (sistem pengendalian intern), dan pemeriksaan dari pimpinan bank.

Hakim akhirnya mengambil keseluruhan perhitungan tersebut. Temuan BPKP sebanyak 14 nasabah; SPI lima nasabah; dan pimpinan BPD NTB unit usaha syariah Cabang Dompu sejumlah tiga nasabah. Total ada 22 nasabah yang kreditnya disimpangkan terdakwa.

Meski mendapat hukuman yang cukup tinggi, ketika diminta tanggapan atas vonis tersebut, terdakwa Faisal memutuskan untuk menerimanya. Dia tak akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim.

”Saya terima putusannya,” kata dia pasrah.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

Sebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks